Ilustrasi. (foto: net)


PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Sosial berupaya maksimal membina Kelompok Usaha Bersama (KUBE) untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat miskin di tengah pandemi Covid-19.

Melalui KUBE, kepala keluarga (KK) miskin yang telah memiliki kegiatan usaha, bakal mendapatkan suntikan dana dari Kemensos melalui dinsos kota/kabupaten setempat.

Kepala Dinas Sosial Kalteng Rian Takudung melalui Sekretaris Budi Santoso mengatakan program ini telah berjalan seperti halnya ditahun-tahun sebelumnya. KUBE merupakan program Kementerian Sosial (Kemensos) yang memiliki fokus pemberdayaan keluarga miskin.

Penyaluran dana bantuan KUBE dilakukan hanya untuk KK miskin yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Setelah tervalidasi memiliki kegiatan usaha, sebanyak 10 KK miskin dijadikan satu kelompok untuk memiliki nomor rekening bersama.

"Kelurahan pasti sudah punya datanya, kita tinggal memerivikasi lagi nantinya. Per kelompok akan mendapat Rp 20 juta," kata Budi, Selasa (12/1).

Dinsos tidak hanya sekedar pemberian bantuan saja, tapi juga memberikan pendampingan dari segi administrasi maupun pengelolaannya. Dalam hal ini Dinas Sosial di Kabupaten/Kota di wilayah setempat memegang kendali pengawasan dan pembinaan KUBE.

Menurut Budi, pola bantuan dan pembinaan yang dilakukan dinsos bermacam-macam. Tergantung situasi dan kondisi diwilayah tersebut. "Ada yang dibantu untuk pengembangan usaha ternak ayam, keramba ikan, ada juga yang ternak babi," lanjutnya.

Di tahun 2020 sendiri, dana yang diambil dari bantuan pusat sebesar Rp 800 juta. Ia berharap, seluruh KUBE binaan Dinas Sosial bisa terus berkembang, sehingga anggota KUBE bisa hidup sejahtera.

Seperti diketahui, Bantuan Sosial Usaha Ekonomi Produktif (UEP) yang dimaksud dalam Permensos 2 Tahun 2019 tentang bantuan sosial UEP kepada KUBE untuk penanganan fakir miskin adalah bantuan yang diberikan Pemerintah Pusat atau pemerintah daerah untuk meningkatkan kemampuan dalam mengakses sumber daya ekonomi, meningkatkan kemampuan usaha ekonomi, meningkatkan produktivitas kerja, meningkatkan penghasilan, dan menciptakan kemitraan usaha yang saling menguntungkan.

Sementara menurut data yang dihimpun, di tahun 2020 pemerintah pusat telah mengeluarkan anggaran sebesar Rp 800 juta untuk program Kube di Kota Palangka Raya dan Lamandau. Untuk Lamandau - Rp 600 juta diberikan kepada 300 KK/30 kube. Dan Palangka Raya - Rp. 200 juta diberikan kepada 100 KK/10 kube.

12

Editor : nto
Reporter : ard