Anggota Satpol PP Provinsi Kalteng melepas salah satu baliho yang kedaluwarsa di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya


PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO - Pemerintah Provinsi  Kalimantan Tengah melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan sejumlah baliho dan spanduk rusak atau tak layak di Bundaran Besar dan seputaran Istana Isen Mulang, Kota Palangka Raya, Selasa (12/1).

Kasatpol PP Provinsi Kalimantan Tengah, Baru I Sangkai menegaskan, penertiban itu selain bertujuan untuk menjaga keindahan dan kerapian kawasan Bundaran Besar yang merupakan pusat kota, juga dalam rangka menjaga ketertiban umum di ibu kota provinsi.

“Bundaran Besar merupakan wajah dari Kota Palangka Raya yang merupakan pusat kota, dan cerminan dari daerah lainnya di Kalteng. Kalau Bunbes terlihat kumuh dan tak rapi, pastinya berpengaruh terhadap wajah Kalimantan Tengah. Karena itu, fokus kami agar area seputaran Bundaran Besar dan Istana Isen Mulang terlihat rapi, bersih dan cantik. Kalau kita disitu saja tidak bisa menertibkan, baliho maka yang lain bisa dianggap orang kurang baik juga," ungkap Baru.

Selebihnya, lanjut Baru, karena Bundaran Besar termasuk area objek vital dikarenakan berdekatan dengan Istana Isen Mulang dan rumah jabatan Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran. Sehingga kawasan itu yang pertama kali dilihat tamu asing atau pejabat VVIP saat berkunjung pe Palangka Raya.

"Ini juga dalam rangka membantu Pemerintah Kota mewujudkan Kota Cantik. Kegiatan akan terus dilaksnakan. Harapannya area dan jalan protokol serta aset Pemprov lepas dari segala sesuatu seperti halnya baliho dan spanduk," ujar mantan Kasatpol PP Kota Palangka Raya ini.

Dalam penertiban itu, anggota Satpol PP melepas tiga spanduk yang telah rusak atau tidak layak. Serta dua baliho yang lewat momennya telah lewat, seperti ucapan natal, hari sumpah pemuda, dan hari pahlawan.

Lanjutnya, sebenarnya ini merupakan rutinitas dari Pol PP, namun kendala anggaran membuat penertiban tidak dilakukan setiap kali. "Selain itu anggota juga sering melakukan patroli pengawasan di seputaran jalan protokol dan lampu lalu lintas apabila pada area tersebut ada terdapat gepeng dan PKL," katanya.

Baru mendambahkan, pada saat patroli, pihaknya juga melakukan himbauan kepada PKL yang tidak berizin untuk mematuhi aturan yg berlaku sesuai Peraturan Daerah/Peraturan Wali Kota serta tidak lupa mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku sehubungan dengan masih merebaknya pandemi Covid-19 di Bumi Tambun Bungai.

1

Editor : nto
Reporter : ard