Aktivitas galian di kawasan hutan produksi Desa Tumbang Olong 1, Kecamatan Uut Murung, Kabupaten Murung Raya. (Foto Ist)


PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO- Dugaan illegal mining di Kawasan Hutan Produksi Tetap di wilayah Desa Tumbang Olong 1, Kecamatan Uut Murung, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah dikeluhkan warga. Aktivitas galian C (sirtu) itu sudah berlangsung lama di lokasi tersebut.

Laporan dari salah satu tokoh masyarakat yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, galian yang diduga tanpa izin itu, sudah berlangsung lama. Sayangnya kegiatan yang melibatkan pengusaha lokal dan salah satu oknum karyawan dari perusahaan pertambangan batubara yang beroperasi di wilayah tersebut, hingga kini belum pernah mendapatkan tindakan dari pemerintah daerah ataupun penegak hukum.




“Ini kan merugikan daerah akan PAD. Silakan aja pihak yang terkait turun mengecek ke lapangan atau ke perusahaan,”ungkapnya kepada prokalteng.co pertelepon, Senin (22/2).

Menurutnya, aktivitas galian dengan menggunakan alat berat ini, sempat ditegur. Akan tetapi, pihak yang bersangkutan terkesan tak menghiraukan dan tetap menjalankan aktivitas itu. Hingga kini, lanjutnya, banyak warga yang mengaku resah dengan aktivitas tambang di wilayah Desa Tumbang Olong 1, Kecamatan Uut Murung, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah tersebut.

Selain diduga tak berijin, kekawatiran warga sangat besar karena aktivitas tersebut bisa berdampak banyak terhadap lingkungan. Terlebih terhadap kerawanan lonsor di musim penghujan seperti saat ini. Untuk itu, warga sangat berharap adanya penertiban dari pihak yang berwenang untuk mengetahui legalitas terhadap kegiatan penggalian di kawasan tersebut.

“Coba dipikirkan, masyarakat mau usaha dipersulit soal perijinan. Sementara pengusaha besar diberi akses. Jangan hanya masyarakat dituntut ijin, eh ini yang besar kerja mungkin enggak pakai ijin. Dan perusahaan tambang harusnya jangan memberikan celah untuk itu,” sesalnya.

12

Editor :hen
Reporter : prokalteng.co