Jumatni


PALANGKA RAYA,p-DPRD Kota Palangka Raya meminta Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, untuk terus bersinergi mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap. Salah satu caranya adalah pendataan terhadap para pemilik lahan dan pekarangan di Palangka Raya.

“Ini bisa menjadi langkah awal apabila terjadi karhutla, maka pemilik lahan dapat secara swadaya memadamkan kebakaran, bisa juga melaporkannya kepada petugas terkait untuk segera melakukan pemadaman sebelum meluas,”ujar Anggota DPRD Palangka Raya, Jumatni, Jumat (19/2) lalu.

Dia mengungkapkan, pendataan lahan dan pekarangan itu sangat penting agar pemilik lahan juga punya rasa tanggung jawab untuk bersama-sama mencegah karhutla. Paling tidak pemilik lahan mampu memiliki rasa tanggung jawab untuk bisa menjaga lahan pekarangannya dari karhutla.

 “Saya yakin dengan lahan yang terdata dan pemiliknya jelas, kontrol dari pemerintah akan menjadi lebih mudah kedepanya,” beber Jumatni.

Selain itu, Politikus PAN ini  pemerintah untuk bisa melakukan pendekatan secara persuasif kepada masyarakat, untuk mengikis budaya bakar lahan sebagai cara paling murah dan mudah untuk membuka lahan.

“Apalagi dampak dari karhutla ini mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga perekonomian masyarakat akan terpengaruh dan terganggu akibatnya, belum lagi kita masih dalam keadaan Pendemi Covid-19,” katanya.

1

Editor :hen
Reporter : ena/uni