Bupati Kotim terpilih, Halikinnor istri, dan anak, ziarah ke makam orang tua, belum lama ini. (WARGA UNTUK KALTENG POS)


SAMPIT, PROKALTENG.CO- Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) yang rencanannya akan dilaksanakan antara 24-26 Februari 2021 pekan ini berpeluang dilaksanakan secara tatap muka.

Pernyataan itu disampaikan Bupati terpilih Halikinnor usai mendapat informasi dari Sekda Provinsi Kalteng.

“Kemarin ada wacana dari Sekda Kalteng. Beliau akan berkonsultasi dengan Gubernur bahwa ada kemungkinan pelantikan dilaksanakan dengan tatap muka langsung. Sebab pelantikan bupati di Kalteng hanya satu kabupaten saja,” kata Halikinnor, Minggu (21/2) malam.

Pengangkatan Halikinnor dan Irawati sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kotim telah diusulkan pada Kementerian Dalam Negeri.

Mantan Sekda Kotim ini mengaku, tidak ada persiapan khusus menyambut rencana pelantikan. Dia hanya menyiapkan pakaian yang memang sudah ditentukan sesuai aturan.

Halikinnor berharap, pelantikan berjalan lancer, sehingga bisa segera menjalankan tugas. Terlebih saat ini tahun anggaran mulai berjalan sehingga semua sudah harus bekerja keras untuk menjalankan program pembangunan agar berjalan dengan baik.

“Pengalaman saya pernah sebagai Sekda menjadi modal untuk bisa beradaptasi secara cepat dalam menjalankan roda pemerintahan. Penanganan Covid-19 tetap menjadi prioritas pemerintahan, selain program prioritas lainnya seperti infrastruktur, pemilihan ekonomi dan lainnya,” tandasnya.

Seperti diketahui, berdasarkan ketentuan pemerintah terkait jadwal pelantikan kepala daerah yang masa jabatannya berakhir Februari, maka pelantikan pejabat baru akan dilaksanakan pada pekan keempat Februari ini.

Jika pelantikan dilaksanakan virtual, kemungkinan akan dilaksanakan di Sampit. Jika itu yang terjadi, Halikinnor menyarankan tempat pelaksanaannya di gedung DPRD Kotim karena tempatnya sangat representatif.

Namun, jika pelantikan bisa dilaksanakan secara tatap muka, maka pelantikan kemungkinan akan dilaksanakan di Palangka Raya. Berdasarkan arahan, hanya 25 orang yang boleh masuk dalam tempat acara pelaksanaan yaitu unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta keluarga inti yaitu anak dan istri.

12

Editor :dar
Reporter : sli