Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail bin Yahya


PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO - Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail bin Yahya menyayangkan aksi turun ke jalan yang dilakukan tim sepakbola Kalteng Putri, untuk menggalang dana. Pasalnya, Tim Kalteng Putri harus mendapat dukungan untuk mengikuti kompetisi.

"Seharusnya bicarakan dengan Kadispora, ketua KONI dan ketua cabornya dulu. Mungkin ada miskomunikasi saja," kata Habib Ismail bin Yahya, Selasa (23/2).

Dia mengatakan, andai bisa saling mengerti dan memahami, Habib optimistis ada solusi terbaik. "Saya yakin akan ada solusi jika saling memahami dan berkomunikasi. Dulu di tahun 2016, tim paralympic juga hampir tidak bisa berangkat, tapi dengan koordinasi yang baik, maka semua tim waktu itu bisa diberangkatkan," ucapnya.

Sebelumnya, Tim Sepakbola Kalteng Putri melakukan aksi penggalangan dana, karena kurangnya perhatian dari sejumlah pihak terkait. "Aksi kami ini atas nama KNPI, yang mana kami meminta izin untuk meminta sumbangan dana, dengan terjun kelapangan. Dana yang kami galang untuk menghadiri undangan pertandingan eksebisi Fourfeo gebyar ASPI yang akan di laksanakan di Tangerang Banten tanggal 5 hingga 7 maret 2021," kata Manager Sepak Bola Kalteng Putri Budiyantoro,.

Tim sepakbola putri PON Kalteng ini, akan melakoni pertandingan melawan tim Nasional. Itu dilaksanakan dalam rangka memperingati hari Sepak Bola Putri Internasional tanggal 8 Maret mendatang.

"Kami kesulitan dana. Setelah rapat dengan para tim pelatih diputuskan harus turun ke jalan untuk menggalang dana. Dana yang terkumpul nantinya untuk keberangkatan dalam pertandingan nanti. Dan ini kami melakukan ini tanpa unsur paksa atau menyudutkan pihak mana pun, ini merupakan murni kami lakukan untuk meminta bantuan para pengendara yang ikhlas membantu kami, untuk keberangkatan para pemain yang berjumlah 27 orang. Dana yang kami perlukan sekitar Rp 50 juta," pungkasnya.

1

Editor : nto
Reporter : arj