Sekum Pengprov PSSI Kalteng, H. Elbadi Fardian. (FOTO : SYAHYUDI)


PALANGKA RAYA PROKALTENG- Dalam beberapa hari ini, tim PON sepakbola Kalteng Putri turun ke jalan untuk melakukan penggalangan dana yang akan dipergunakan untuk melakukan pertandingan melawan tim Nasional, untuk memperingati hari Sepak Bola Putri Internasional 8 Maret mendatang

Menurut Sekum Pengprov PSSI Kalteng H. Elbadi Fardian, inisiatif yang dilakukan sangat bagus untuk Sepak Bola, apa lagi keberadaan lingkup ada di bawah Asprov.

"Cuman dalam hal ini kalau berkaitan dengan persiapan PON, karena selain dayung belum kita mulai. Namun menanggapi hal ini melihat kanda Budiyantoro sendiri merupakan pengurus PSSI, alangkah baiknya melihat hal ini perlunya koordinasi ke kami dulu, walaupun kami sendiri bukan yang mengambil keputusan,"ucapnya saat di konfirmasi awak media, Selasa (23/2).

Terlebih lagi dalam hal untuk PON maka akan didukung, dengan memberikan bantuan baik berupa promosi, imbauan atau sebagainya, yang terpenting semuanya jelas kegunaannya.

"Inti yang terpenting harus saling koordinasi saja untuk kegiatan ini, dan kita pun pasti akan mendukung apabila semua ini untuk keperluan PON, selain itu jujur saja untuk saat ini Asprov PSSI tidak bisa berbuat terlalu banyak, kita akui itu, namun sebatas membantu baik berupa bola, keperluan financial saja, dan perlu kita duduk bersama mencari solusi apa sih yang bisa kita lakukan untuk membantu teman teman semua, yang terpenting saling berkomunikasi,"tutupnya.

Sebelumnya, manajer tim PON Kalteng Putri Budi Yantoro, mengatakan,  pihaknya merasa kesulitan dana. Karena itu, tim pelatih melakukan rapat dan harus turun ke jalan meminta bantuan untuk biaya keberangkatan pertandingan nanti. “Dan ini kami lakukan tanpa unsur paksa ataupun menyudutkan pihak mana pun, semua ini murni kami lakukan untuk meminta bantuan para pengendara yang ikhlas membantu keberangkatan para pemain yang berjumlah sekitar 27 orang, yang mana dana itu kami pergunakan untuk keberangkatan PP, biaya makan, dan keperluan lainnya mungkin sekitar Rp50 jutaan,” tambah Budiyantoro 

1

Editor :dar
Reporter : yud