Warga yang kedapatan melanggar prokes saat diberikan hukuman push up, Selasa (23/2). (Foto Ist)


KAPUAS,PROKALTENG.CO-Sejumlah warga yang melintas di jalan protokol Jalan Pemuda Km. 5 Kapuas, tepatnya di depan Kantor Pemerintah Daerah yang tak menggunakan masker sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dikenakan hukuman push-up.

Ya, dalam kegiatan operasi yustisi yang digelar oleh tim gabungan Polres Kapuas, Kodim 1011/KLK, Satpol PP dan Dishub Kapuas, Selasa (23/2) pagi itu, guna menertibkan masyarakat dalam penggunaan masker.

Seperti diberitakan pada laman Tribratanews.kalteng.polri.go.id, Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti, S.I.K., M.Si mengatakan bahwa operasi yustisi digelar sebagai upaya pencegahan memutus mata rantai penyebaran Covid -19. Hal ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah untuk melindungi masyarakatnya dari  wabah Covid -19.

“Ini adalah bentuk keseriusan pemerintah kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, dan kita tidak segan-segan untuk mengambil tindakan dengan memberikan sanksi berupa teguran lisan, tertulis maupun tindakan fisik seperti push up,” jelas Kapolres Kapuas.

“Guna memutus rantai penyebaran virus corona ini, pemerintah juga telah mengeluarkan instruksi yang isinya antara lain penerapan protokol kesehatan dan hal ini terus disosialisasikan oleh seluruh anggota,”katanya.

Kehadiran petugas kepolisian dan TNi di tempat publik ini, bukan untuk menimbulkan kekawatiran. Akan tetapi semata-mata untuk membantu masyarakat dan mengingatkan satu sama lainnya agar masyarakat betul-betul sadar dan taat kepada protocol kesehatan.

“Operasi yustisi ini akan terus dilakukan bersama dengan instansi terkait untuk menyadarkan masyarakat tentang kewajiban dari seluruh warga untuk bersama sama memutus rantai penyebaran Covid-19,”pungkasnya. 

1

Editor :hen
Reporter : prokalteng.co