Ilustrasi. (foto: net)


PROKALTENG.CO - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengonfirmasi bahwa strain virus baru atau mutasi corona B117, yang pertama kali terdeteksi di Inggris, kini telah ditemukan di Indonesia.

Temuan dua kasus mutasi B117 itu dari hasil pemeriksaan terhadap 462 sampel menggunakan metode pengurutan genom atau Whole Genome Sequence (WGS), kerjasama bersama Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional, yang telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir.

“Lima provinsi yang paling banyak diambil sampel adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan Daerah Istimewa Yogyakarta,” demikian penjelasannya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dua kasus baru terdeteksi masuk Indonesia dari Arab Saudi, pada pertengahan Januari lalu.

“Memang yang Pak Wamen sampaikan betul, kita menemukan dua kasus masuk dari Saudi Arabia di pertengahan Januari yang memiliki jenis baru ini,” ungkapnya dikutip dalam dialog secara virtual di sebuah stasiun televisi swasta, Rabu (3/3/2021).

Menurut Budi, strain B117 ini juga dikenal sebagai 501Y dan sudah masuk ke negara-negara di Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). Di antaranya yakni Malaysia, Filipina, Thailand, dan Singapura. “Contohnya Malaysia 24 Desember, Filipina 26 Januari, Thailand 15 Februari, Singapura 24 Desember,” kata Budi.

Varian baru virus corona asal Inggris ini 70 persen lebih menular dari virus corona asal Wuhan. Varian ini menjadi biang kerok melonjaknya kasus Covid-19 di Negeri Ratu Elisabeth pada Desember 2020 lalu.

Budi pun berpesan agar masyarakat tidak panik terhadap adanya mutasi baru Covid-19 yang masuk Indonesia ini. Serta tetap menjalankan protokol kesehatan dengan menerapkan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan sesering mungkin dengan sabun lalu dibilas pakai air bersih, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas di luar rumah.

1

Editor : nto
Reporter : ngopibareng/kpc