Foto Jawapos.com


PROKALTENG.CO – 11 balita di pemukiman Suku Baduy teridentifikasi berstatus gizi buruk. Hal ini berdasarkan data cakupan kasus gizi buruk di kawasan pemukiman Baduy tahun 2020. Terkait hal ini, Puskesmas Cisimeut Kabupaten Lebak, Banten, mengoptimalkan penanganan gizi buruk anak bawah lima tahun atau balita Baduy dengan pemberian makanan tambahan serta Vitamin A.

Atas terjadinya kasus ini, petugas kesehatan melakukan penanganan dengan memberikan makanan tambahan berupa biskuit dan susu serta Vitamin A. Kini, atas usaha yang dilakukan, jumlahnya berkurang menjadi tiga balita.

“Kita rutin melakukan penimbangan gizi balita di sembilan posko kesehatan dengan delapan petugas bidan di pemukiman Baduy Desa Kanekes itu,” kata Kepala Koordinator Bidan Puskesmas Cisimeut Kabupaten Lebak Eros Rosita di Lebak, Rabu (3/3) dikutip dari ANTARA.

Pemberian makanan tambahan itu rutin dilakukan setiap bulan di sembilan posko kesehatan pemukiman Baduy.

“Kami mengapresiasi banyak ibu-ibu yang memiliki balita mendatangi posko kesehatan untuk dilakukan penimbangan dan menerima makanan tambahan serta Vitamin A itu,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, jumlah balita di kawasan pemukiman Baduy tercatat 426 orang terdiri dari laki-laki sebanyak 213 anak dan perempuan 213 anak.

Balita Baduy juga mendapatkan imunisasi dasar lengkap mulai BCG, Polio sampai Campak, bahkan cakupannya mencapai 95 persen.

Saat ini, kata dia, kondisi kesehatan balita Baduy cukup baik dan mereka tumbuh kembang di pemukiman yang tofografinya pegunungan dan perbukitan.

“Kami minta warga Baduy yang berada di ladang-ladang agar memeriksa anaknya di posko kesehatan yang sudah dijadwalkan,” ujarnya.

Indonesia Turut Dilanda Pandemi Korona, Baduy Masih Nol Kasus

Sementara itu, Pulung, seorang warga Baduy Luar mengatakan setiap bulan menimbang dan menerima makanan tambahan serta Vitamin A di posko kesehatan yang diberikan petugas bidan.

“Kami tentu ingin anak-anak sehat sehingga rutin mendatangi posko kesehatan,” katanya.

12

Editor : iha
Reporter : jpc/prokalteng