Pasangkan masker unik kepada anak-anak di desa di Desa Bapinang Hulu, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur.


Mulai dari Bagikan Masker, Mengolah Makanan Bervitamin dan Edukasi Slogan 4 M 


SEBAGAI istri tentara, ibu-ibu Persit Kodim 1015/Spt turut turun ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Mulai dari seperti apa menerapkan slogan 4M dan bagaimana mengolah makanan bervitamin. Berikut ulasannya? 


========================


Ibu-ibu Persatuan Istri Tentara (Persit) Kodim 1015/Spt, sambangi masyarakat khususnya ibu rumah tangga (IRT) yang berada di Desa Bapinang Hilir, Kecamatan Pulau Hanaut.  Kunjungan ini merupakan salah satu program dari Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reg-109 yang difokuskan di Kabupaten Kotawaringin Timur. 

Dihadapan warga, ibu-ibu Persit yang diketuai Dini Akhmad Safari menjelaskan betapa pentingnya memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan (4M). 

Selain menerapkan pola 4M, Dini juga mengajak agar warga mengkonsumsi makanan sehat. Menurutnya, makanan sehat tidak harus mahal dan pihaknya pun mengajarkan membuat makanan yang sehat dan banyak mengandung vitamin.  

Makanan tersebut adalah salad buah. Sajian ini bahan utamanya adalah buah - buahan yang di aduk bersama mayones dan susu cair. 

Dini Akhmad Safari mengatakan, mengajari masyarakat membuat makanan yang sehat salah satu tujuan utamanya untuk memperbaiki gizi masyarakat Desa Bapinang Hilir agar imun tubuh mereka menjadi lebih kebal terhadap segala macam penyakit khususnya virus Covid-19. 

"Selain kita menerapkan hidup sehat dengan merujuk 4M, kita juga harus mengkonsumi makanan cukup vitamin guna memperkuat  imun tubuh kita," ujar Dini. 

Selain memperhatikan para orangtua di daerah tersebut, anak-anak pun tak luput dari parhatian mereka. Pasalnya, masih banyak anak-anak di daerah tersebut yang tidak menggunakan masker khususnya pada saat bermain. 

Untuk menarik perhatian anak-anak dalam menggunakan masker, pihaknya pun membuat terobosan dengan mengolah masker unik yang berwarna-warni, warna cerah, menarik dan tentunya yang disukai oleh anak - anak. Selain masker, pihaknya juga memberikan bando kain yang warnanya seragam dengan masker yang dibagikan. 

Dini mengaku masker tersebut sengaja dibuat unik, agar anak - anak tidak bosan dan selalu ingin mengenakannya di saat beraktivitas di luar rumah sebagai pelindung dari virus Covid 19. 

"Menghadapi situasi pandemi Covid 19 seperti ini, penting bagi kita untuk mematuhi protokol kesehatan.  kami menyasar kepada IRT dan anak bertujuan untuk menjaga mereka dari virus tersebut," ungkap Dini Akhmad Safari. (pri)

You Might Also Like