PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Ratusan warga Jalan Petuk Ketimpun, Kamis (4/3/2021) malam berkumpul menggelar acara tolak bala. Acara itu dilaksanakan paska adanya kejadian tragis, aksi pembacokan yang dilakukan suami terhadap istri, dan dilanjutkan aksi bunuh diri sang suami beberapa waktu lalu.

Selain dengan membaca doa, acara tolak bala itu juga dilakukan dengan cara melakukan arak-arakan berjalan kaki dengan penerangan obor. Acara itu diikuti mulai dari orang tua hingga anak-anak.

Namun sayangnya, pantauan di lapangan, acara yang sejatinya bertujuan baik itu justru mengakibatkan adanya kerumunan ratusan warga. Tak sedikit pula di antaranya yang tidak mengenakan masker atau mengenakan masker tidak sebagaimana mestinya.

Tokoh agama setempat, Ustaz Supiani mengatakan, kegiatan tolak bala yang dilakukan itu merupakan inisiatif warga setempat, agar musibah atau kejadian yang sudah terjadi tidak terulang kembali.

"Selain itu kita berharap, pada malam Jumat ini, berdoa bersama agar keluarga kita semua terhindar bala dan bencana, sehingga daerah kita diberikan keberkahan oleh Allah SWT," ungkapnya.

Babinsa Petuk Katimpun Pelda Nurkholis yang berada di lokasi mengatakan, untuk masyarakat Petuk Katimpun, beraktifitas seperti biasa dan tidak usah khawatir dan takut dengan yang telah terjadi.

"Semoga kita semua di hindar dari segala yang tidak baik, dan beraktivitas seperti biasa lagi, tidak usah takut dan musibah sepertinya tidak akan terjadi kembali," tutupnya.

You Might Also Like