Ilustrasi. (foto: net)


SETIAP orang punya keunikan dan beragam karakter masing-masing. Termasuk dalam hal berkomunikasi. Ketika terjadi perbedaan pendapat atau kepentingan dalam komunikasi, bisa saja membuat orang menjadi lebih mudah tersinggung. Padahal, perbedaan adalah hal yang tak terhindarkan.

Prinsip utama untuk menghindari ketersinggungan dalam komunikasi, tetaplah fokus pada respek dan berusaha mendengarkan orang lain.

Sadari juga bahwa wajar jika setiap orang memiliki perbedaan. Itu adalah hak tiap individu untuk memiliki perbedaan pandangan atau perspektif.

Apa yang menjadi pilihan mereka di luar kendali kita. Hanya saja, menghargai orang lain tetap ada di tangan kita.

Cara menghargai orang lain

Penting untuk tahu cara menghargai orang lain karena mustahil setiap individu bertindak sama seperti yang kita lakukan. Bukan berarti kita ada orang yang tak bisa memperlakukan orang lain dengan hormat, maka hal yang sama perlu kita lakukan untuk “balas dendam”.

Meskipun terkadang sulit, ketahui beberapa cara menghargai orang lain seperti:

1. Utamakan respek

Respek harus menjadi bekal utama saat berinteraksi sosial dengan orang lain. Pandangan mereka beragam, perbedaan itu pasti ada. Setiap individu punya pikiran, perasaan, rencana, impian, dan perspektif yang berbeda-beda. Hanya saja, utamakan respek dan posisikan orang lain sama dengan diri sendiri. Perlakukan orang lain sebagaimana kita ingin didengarkan.

2. Jadi pendengar yang baik

Cara menghargai orang lain ketika berinteraksi secara langsung bisa dengan mencoba jadi pendengar yang baik. Beri waktu yang cukup hingga orang lain menuntaskan penuturan mereka. Selain itu, berikan jeda sejenak sebelum merespons untuk memberi ruang bagi lawan bicara berekspresi.

Tak perlu menjadi terlalu reaktif ketika berbicara dengan orang lain terutama saat topiknya adalah perbedaan pendapat. Ini sama dengan menyiram bensin ke api alias memperkeruh suasana

3. Peka terhadap sinyal verbal

Terkadang orang bisa merasa tidak peka jika dirinya membuat orang lain tidak nyaman. Untuk itu, salah satu cara menghargai orang lain adalah peka terhadap perkataan mereka. Jika ada indikasi merasa tidak nyaman atau sedang tidak ingin diajak berbicara, tinggalkan dulu untuk memberi mereka ruang.

Terkadang, sinyal verbal ini disampaikan tidak secara gamblang tapi hanya dengan mengganti topik pembicaraan ke arah yang lebih netral. Ketika ini terjadi, peka dan turuti kemauan lawan bicara.

4. Perhatikan bahasa tubuh

Terkadang, bahasa tubuh bisa berbicara lebih lantang ketimbang sekadar kata-kata. Contohnya apabila lawan bicara terus menerus mundur ketika berbincang dengan kita, mungkin posisi kita terlalu mendominasi atau sudah masuk ke ruang personal mereka.

Lagi-lagi diperlukan kepekaan untuk tahu cara menghargai orang lain, dalam hal ini lawan bicara secara langsung. Tetap tekankan respek dan jangan abai dengan bahasa tubuh orang lain.

5. Tidak oversharing di dunia digital

Di dunia digital, segalanya bisa dibagikan dalam hitungan detik ke pengikut di platform media sosial. Contohnya mengunggah foto atau opini ke Instagram atau status WhatsApp. Memang benar bahwa media sosial Anda adalah otoritas Anda, namun sebaiknya pertimbangkan apakah oversharing akan menyinggung orang lain atau tidak.

6. Tahan komentar tidak perlu

Terkadang orang bisa tersinggung hanya karena komentar selewat dari orang lain. Jika ingin tahu cara menghargai orang lain, sebaiknya tahan komentar tidak perlu apabila tidak diminta. Contohnya komentar ketika melihat cara orang lain mengasuh bayinya hingga komentar seputar status orang lain yang belum menikah atau punya anak.

Lagipula, komentar tidak perlu hanya akan membuat orang lain tersinggung. Tidak ada manfaat dari komentar tersebut. Selama tidak bisa ditanya dan bisa berkomentar sesuai kapasitas, sebaiknya tetap diam.

Jika ingin orang lain menghargai Anda sebagaimana mestinya, maka perlakukan mereka dengan cara yang sama. Berbeda kasus jika yang dihadapi adalah orang yang dikenal tak bisa menghargai orang lain atau sangat abai dengan empati, maka kerugian ada pada mereka.

Jangan membalas dan justru memposisikan diri menjadi orang yang sama-sama rendah alias tak bisa menghargai orang lain. Tetap utamakan respek, toh setiap individu punya hak untuk berbeda bahkan merasa tidak nyaman.

1 2

Editor : nto
Reporter : sehatq/kpc

You Might Also Like