Ilustrasi. (foto: net)


SEBANYAK 107 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka bakar serius akibat tersambar petir di beberapa Negara Bagian India pada Kamis (25/6/2020).

Pejabat pemerintah mengatakan, sebanyak 83 orang tewas di Negara Bagian Bihar dan 24 lainnya di Negara Bagian Uttar Pradesh.

Menteri Manajemen Darurat Bihar Lakshmeshwar Rai, dikutip dari AFP, Jumat (26/6/2020), mengatakan, ini merupakan jumlah korban tewas terbanyak dalam sehari akibat sambaran petir.

“Lebih dari setengah dari korban tewas berasal dari distrik rawan banjir yakni di utara dan timur. Dari pekan kemarin, sebagian wilayah India telah memasuki musim hujan,” kata Rai.

“Jumlah korban tewas bisa saja bertambah karena jajarannya masih menunggu laporan dari distrik lain,” imbuhnya.

Sementara itu, Departemen Meteorologi India menyatakan, bahwa hujan deras diperkirakan bakal melanda bagian Bihar pada Jumat dan Sabtu pekan ini.

Sedangkan di bagian Uttar Pradesh, negara bagian tetangga, jumlah korban tewas akibat petir berada di Distrik Deoria, dekat perbatasan Nepal, serta kota suci Prayagraj.

Perdana Menteri Narendra Modi menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban. Dia mengatakan pemerintah negara bagian masing-masing mengerahkan segala upaya bantuan darurat.

Dapat disampiakan, bahwa India merupakan salah satu negara dengan kasus kematian akibat petir tertinggi. Lebih dari 2.300 orang tewas akibat sambaran petir di India pada 2018.

1 2

Editor : nto
Reporter : der/fin/kpc

You Might Also Like