Raudatul Jannah (26) warga Banjarmasin, sempat dikurung dalam barak oleh seorang yang baru dikenalnya. (FOTO : ARDO/KPC)


PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO - Seorang wanita bernama Raudatul Jannah (26) warga Banjarmasin menjadi korban budak cinta pria yang baru ditemuinya. Namun belum genap dua hari, ia malah dikurung oleh pria tersebut di sebuah barak di Kota Palangka Raya.

Dengan iming-iming akan dinikahi oleh pria bernama Riyan, Raudatul mau diajak menginap bersama anaknya di barak milik Riyan yang berada di Kota Palangka Raya.


Janda dua anak tersebut terbuai oleh bujuk rayuan Riyan dan mau untuk tinggal bersama di Kota Palangka Raya pada hari Minggu (28/6).  Menurut keterangan yang dihimpun, pada mulanya sebelum diajak ke barak, Raudatul bertemu dengan Riyan di Kapuas pada hari Sabtu (27/6).

Karena memiliki perasaan suka sama suka akhirnya dirinya dibawa ke Palangka Raya tepatnya di barak milik Riyan di Jalan Morist Ismail RT. 02 RW. 11, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya.

Kepada Prokalteng.co, Raudatul menuturkan dirinya berada di barak selama dua hari. Selama dua hari itu ia mengaku berjalan normal. Namun kemarin, Senin (29/6) sekitar pukul 08.00 WIB, Riyan berpamitan ingin membeli makan namun mengunci pintu dengan gembok dari luar pintu.

"Ulun (saya) kenal dia hari Sabtu di Kapuas, Dua hari di sini (Palangka Raya) saya tidak boleh keluar sama dikurung di barak. Hanya boleh beli makanan," katanya.

Walaupun dikurung dan tidak boleh bersosialisasi dengan tetangga, ia mengaku tidak ada kekerasan yang dilakukan oleh pria tersebut.

Ia mengatakan dirinya saat ini sudah berstatus Janda. Namun saat di bawa ke Kota Palangka Raya ia hanya membawa seorang anaknya yang berusia sekitar lima tahunan. Sedang anak satunya lagi berada di Banjarmasin.

"Ini tadi dia pamit ke luar beli makan di simpang empat" pengakuan Raudatul saat ditanyai Prokalteng.co.

Sebelumnya, Raudatul telah mengatakan kepada ayahnya, Galih (53) pada hari Minggu (28/6) bahwa dirinya dibawa oleh seseorang pria dan akhirnya ayahnya menyusul ke Palangka Raya dari Kota Banjarmasin, Senin (29/6) sekitar pukul 04.00 WIB.

Saat sudah sampai di Palangka Raya yang bersangkutan memberi share loc kepada ayahnya dan kemudian ayahnya melapor kepada warga sekitar tempat share loc diberikan.

Bapak dari Raudatul Jannah, Galih mengatakan dia dari Banjarmasin di kabarin anaknya bahwa di Kapuas anaknya dibawa orang yang baru dikenalnya.

"Ia WA saya minta jemput disini. Dia tidak bilang kalau disekap tapi bilang kalau dikunci dari luar," katanya.

Ketua RT setempat pak Mus mengatakan ia mendapat laporan adanya warga Banjarmasin yang mencari anaknya di daerah tersebut. Warga kemudian memeriksa kebenaran hal tersebut dan ditemukanlah Naudatul di sebuah barak di nomor 1 di jalan tersebut setelah Galih melihat helm dan gelang anak dan cucunya lewat jendela Barak.

"Keluarga yang bersangkutan datang ke rumah laporan bahwa mencari anaknya yang dua hari hilang. Kita dobrak pintunya karena dikunci dari luar oleh yang sewa barak," katanya.

Kasus tersebut kini ditangani kepolisian setempat. Sedangkan Riyan hingga kini masih dalam pencarian. 

1 2

Editor :
Reporter :

You Might Also Like