Bupati Lamandau Hendra Lesmana meninjau warga yang mengungsi akibat banjir di Gedung Serba Guna Sembaga Mas, Sabtu (27/6) lalu. (Foto:Humas untuk Kalteng Pos)


NANGA BULIK – Curah hujan yang tinggi membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Lamandau terendam air. Debit air di sungai-sungai yang berada wilayah kabupaten ini pun terus naik, hingga meluap dan menyebabkan banjir menggenangi sejumlah kecamatan di kabupaten yang berjuluk Bumi Bahaum Bakuba tersebut.

Menindaklanjuti situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamandau mulai menetapkan status tanggap darurat banjir. Hal ini disampaikan Bupati Lamandau H Hendra Lesmana saat meninjau lokasi pengungsian sementara korban terdampak banjir di Gedung Serba Guna Sembaga Mas, Sabtu (27/6).

Ada 47 jiwa warga Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau diungsikan ke Gedung Serba Guna Sembaga Mas. Puluhan warga tersebut terdampak bencana banjir yang terjadi dalam sepekan terakhir.

Bupati Hendra Lesmana bersama Wakil Bupati Riko Porwanto, Ketua TP PKK Lamandau Hj Rusdianti Hendra Lesmana dan sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Lamandau mendatangi lokasi pengungsian untuk melihat kondisi warganya.

Bupati Hendra Lesmana mengatakan, kunjungan ini untuk memastikan dapur umum dan fasilitas lainnya di Gedung Serba Guna Sembaga Mas itu beroperasional dengan maksimal. Bupati juga minta kepada para petugas dan relawan banjir agar selalu waspada dan tetap menjaga kesehatan.

“Kami juga memberikan bantuan selimut, sebagai bantuan awal untuk para pengungsi selama tinggal di tempat pengungsian. Kita doakan saja, semoga musibah ini cepat berlalu dan warga bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.

 

1 2

Editor :hen
Reporter : lan/ens

You Might Also Like