PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO-Belum ada yang memastikan kapan pandemi Covid-19 berakhir. Sejauh ini berbagai sektor usaha, terutama yang menengah ke bawah, mengalami kesulitan yang luar biasa. Pada 1 Juli, bertepatan dengan HUT ke-74 Bhayangkara, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengajak semua masyarakat untuk kembali dan semakin produktif.

Menuju tatanan kehidupan yang baru, masyarakat harus memiliki semangat untuk bangkit. Semangat untuk makin produktif. Semangat membangun solidaritas. Merawat kebersamaan dan kerukunan.

Dalam amanatnya, Kapolri Jenderal Idham Aziz juga berpesan kepada anggotanya agar tetap semangat melayani masyarakat di tengah pandemi ini. Dampak sosial dan ekonomi yang muncul akibat wabah penyakit ini bisa dikatakan mengkhawatirkan. Semua harus mampu mengatasinya dengan semangat baru menuju tatanan baru.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, dampak Covid-19 cukup luas. Baik dari segi ekonomi maupun sosial masyarakat. Polda Kalteng terus bergerak untuk mewujudkan kamtibmas yang kondusif. Polisi terus hadir di tengah masyarakat. Memberikan pelayanan dan pengayoman. Rasa aman menjadi bagian yang tak terpisahkan. Dengan demikian, roda perekonomian akan bergairah kembali. Masyarakat bisa produktif lagi. Tentu, semua lapisan mayarakat tidak melupakan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Polri menjamin situasi tetap kondusif. Dengan begitu masyarakat bisa terus produktif dalam menjalankan roda perekonomian,” katanya.

Inovasi-inovasi yang membangun sudah dilakukan Polda Kalteng dan polres jajaran. Bersinergi dengan pemerintah daerah dan TNI. Seperti mengadakan lomba Desa Pantang Mundur (Isen Mulang). Untuk diketahui bersama, Desa Pangkalan Satu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kobar berada di urutan paling atas. Disusul Desa Sidorejo, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, dan Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau. Pihaknya berharap, semua desa memiliki semangat yang sama. Dengan demikian, Kalteng akan makin maju dan berkembang.

“Kami memiliki inovasi mewujudkan desa-desa yang memiliki semangat pantang mundur. Desa Pangkalan Satu bisa menjadi desa percontohan dalam pengembangan tiga aspek, mulai dari penanganan Covid-19, antisipasi karhutla, dan menjaga ketahanan pangan,” papar Dedi

Kalteng sudah disiapkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai pusat ketahanan pangan nasional. Polri terus bekerja keras membantu pemerintah untuk mewujudkan itu. Begitu juga dalam upaya memutus persebaran Covid-19 di Bumi Tambun Bungai yang hingga kini masih dikategorikan zona merah. 

 

1 2

Editor :dar
Reporter : nue/ram/ala

You Might Also Like