Pj Sekda Pulpis, Saripudin


PULANG PISAU, KALTENGPOS.CO - Tim Gugus Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pulang Pisau (Pulpis) menggelar rapat evaluasi.

Pj Sekda Pulang Pisau Ir H Saripudin yang memimpin acara itu mengungkapkan, selain evaluasi, rapat membahas struktur perubahan penanganan Covid-19 menjadi komite.

“Perubahan struktur itu mengacu Peraturan Presiden (Perpres) RI Nomor 82 tahun 2020 tentang Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan pemulihan ekonomi nasional,” kata Saripudin usai rapat di Aula Bappedalitbang setempat, kemarin (29/7).

Dengan perubahan struktur dan nomenklatur itu kerja komite bisa lebih fokus. Misalnya, tegas Saripudin, untuk pemulihan ekonomi nanti Disperindagkop dan instansi terkait seperti perbankan bisa fokus pada bidang itu.

Saripudin mengaku, pemulihan ekonomi juga menjadi prioritas pemerintah dalam penanganan Covid. “Karena hingga saat ini banyak pelaku usaha terdampak. Untuk itu pemulihan ekonomi masyarakat harus dilakukan,” ujarnya.

Saripudin mengaku, pemulihan ekonomi tidak hanya sampai akhir 2020, tetapi berlanjut sampai 2021. “Karena dampak Covid terhadap perekonomian sangat besar,” bebernya.

Terkait tanggap darurat, Saripudin mengaku, status itu diperpanjang 30 hari ke depan. “Kalau Provinsi statusnya diperpanjang sampai 90 hari, kita 30 hari dahulu,” ujarnya.

Disinggung arah penanganan Covid-19 ke depan, pihaknya akan melanjutkan program yang ada. “Tetapi ke depan kami akan lebih fokus, terlebih sudah ada transmisi lokal,” kata Saripudin

Terkait keberadaan pos lapangan, dia mengaku, nanti tugas pos lapangan akan dialihkan ke RSUD Pulang Pisau dan Kristiani Center. “Karena di Kristiani Center dan RSUD banyak yang kita tangani,” ucap dia.

Pihaknya juga menambah tempat penampungan penanganan pasien Covid. “Selain di RSUD, di Kristiani Center juga dilakukan penambahan enam bed atau tempat tidur,” tandasnya.

1 2

Editor : nto
Reporter : art/top/kpc

You Might Also Like