Juliansyah ST


SAMPIT,KALTENGPOS.CO- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Juliansyah ST, Menghinbau kepada seluruh masyarakat agar dapat mematuhi terhadap protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah, salah satunya tidak berpergian atau mengunjungi zona berbahaya seperti zona merah dan hitam karena sangat beresiko akan tertular Covid-19.

 

"Saya berharap masyarakat untuk dapat menahan diri dulu pergi ke luar daerah karena potensi tertular akan virus mematikan itu cukup tinggi," ujarnya saat dibincangi di ruang kerjannya Rabu,(29/7).

 

Juliansyah mengatakan, saat ini Kecamatan Parenggen merupakan kecamatan yang dinilai sudah berbahaya karena ada puluhan pasien positif Covid -19 di daerah tersebut.

 

Menurut informasi yang diterima, mereka mempunyai riwayat perjalanan dari zona yang sangat berbahaya seperti bepergian ke Palangkaraya dan Banjarmasin, karena diketahui saat ini Banjarmasin merupakan zona hitam.

 

"Kami menghimbau masyarakat Kecamatan Parenggean kalau masih sayang dengan keluarganya, supaya bisa menahan diri jangan pergi ke zona merah apa lagi zona hitam supaya mata rantai penyebaran Covid-19 ini bisa di putus," ucap Sekertaris Fraksi Gerindra DPRD Kotim ini.

 

Juliansyah juga mengatakan, Kecamatan Parenggean saat ini sudah jadi trending topic, dimana pasien yang positif Covid-19 saat ini banyak dari kecamatan tersebut yang rata rata dari klastar Banjarmasin. Hal itu menjadi perhatian sejumlah anggota DPRD Kotim. Dan pemerintah daerah pun merasa  khawatir kalau ini terjadi terus menerus, akan membawa dampak negatif terhadap penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Kotim.

 

"Lebih baik masyarakat menghindari dulu bepergian ke luar daerah, sambil menunggu keadaan normal. Kita semua ingin sehat ,kita semua ingin perekonomian dan dunia usaha bisa kembali normal, jadi tolong jangan pergi diam-diam dan kembalinya diam-diam juga ke kampung kondisi wilayah kita saat ini sudah berbahaya dengan jumlah paseian tersebut,"tutupnya.

1 2

Editor :hen
Reporter : bah

You Might Also Like