Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Dr H Suwarno Muriyat, berfoto bersama usai menyerahkan bantuan untuk korban kebakaran di Dadahup, Kamis siang (30/7). (FOTO : HUMAS DISDIK FOR KPC)


KUALA KAPUAS, KALTENGPOS.CO – Musibah kebakaran yang terjadi di Desa Dadahup beberapa waktu lalu kembali menjadi perhatian, tak terkecuali dari Kepala Daerah Kabupaten Kapuas.

Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat bersama Ary Egahni Ben Bahat setelah sebelumnya menyerahkan langsung bantuan sembako untuk korban kebakaran, kini kembali menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah untuk peserta didik dan uang tunai bagi Guru yang di serahkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Dr H Suwarno Muriyat.


Suwarno yang juga Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kapuas didampingi sejumlah Andalan Cabang, Koordinator Pramuka Peduli Mulyadi serta Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Kapuas juga menyerahkan sembako dan pakaian layak pakai di Kecamatan Dadahup, Kamis (30/7) siang.

Dalam sambutannya dihadapan Kades Dadahup, Korwil Bidang Pendidikan Roben dan Guru se Kecamatan Dadahup, Suwarno berharap yang mengalami musibah agar sabar dan tabah serta dapat mengambil hikmah atas musibah itu.

“Kejadian yang tidak kita inginkan ini merupakan ujian kesabaran bagi kita semua namun dibalik itu insyaallah akan ada hikmah dari Sang Maha Kuasa. Mari senantiasa lebih berhati-hati karena kini kita telah berada dalam musim kemarau,” ucapnya.

Ia menerangkan, bahwa bantuan dari Bupati Kapuas berupa tas, sepatu, pakaian seragam dan alat tulis untuk menambah semangat anak-anak dalam menuntut ilmu. Demikian juga bantuan dari Pramuka Peduli yang sebelumnya telah menggalang bantuan baik berupa dana, sembako dan pakaian layak pakai kiranya dapat mengurangi beban dampak musibah.

Dimasa pandemi Covid 19 ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas juga mengingatkan agar warga selalu mengikuti protokol kesehatan yakni menggunakan masker, sering cuci tangan pakai sabun dan menjaga imunitas tubuh.

“Harapan saya kepada Bapak dan Ibu Guru serta anak-anakku sekalian tetap semangat dalam proses belajar dan mengajar walaupun dimasa pandemi covid-19 berupa sistem Belajar Dari Rumah (BDR) baik menggunakan dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring),” tegas H Suwarno.

1 2

Editor :dar
Reporter : hmsdsdk/kpc

You Might Also Like