Sudarto


PALANGKA RAYA, KALTENGPOS.CO-Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya Sudarto meminta kepada para aparatur sipil negara (ASN) untuk bijak dalam menggunakan media sosial (medsos) menjelang tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020. Pasalnya Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) akan selalu memantau setiap aktivitas ASN.

Selain itu ia juga mengingatkan kepada ASN harus waspada dalam memberikan tanggapan pada konten-konten kampanye digital dliuar akun KPU. Meski hanya memberikan tanda suka atau like.

“ASN juga dilarang untuk menjadi narasumber dalam acara-acara parpol. Selain itu ASN juga dilarang untuk berfoto bersama pasangan calon,”ucap Legislator yang membidangi Pemerintahan dan Keuangan tersebut, Kamis (15/10).

Maka dari itu, tambah Sudarto, ASN dituntut harus bisa menjaga sikap dan netralitas dalam setiap tahapan Pilkada tahun 2020 ini. Selain itu ia katakan pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan pihak instansi terkait dalam memberikan imbauan kepada para ASN untuk dapat menjaga netralitas.

“Netralitas ASN sendiri telah diatur didalam Undang-undang No.10 Tahun 2016 dan Undang-undang  No.5 Tahun 2014 serta surat dari Bawaslu tentang Pengawasan Netralitas ASN, TNI dan Polri dalam pemilihan kepala daerah 2020,” jelas Sudarto.

Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini kembali menjelaskan, penting bagi ASN untuk dapat menjaga netralitas atau tidak memberi dukungannya kepada siapapun. Jika tidak netral maka akan berdampak kepada profesionalitas ASN menjalankan tugas dan fungsinya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

1

Editor :dar
Reporter : pra/uni/kpc