(Foto Ilustrasi Dokumen Hendry Prie/kaltengpos.co)


SAMPIT,KALTENGPOS.CO- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) harus melakukan penertiban terhadap gelandangan, dan pengemis (gepeng) serta pengamen.

“Saya dorong agar pemerintah daerah dapat mengatasi munculnya para pengemis dan pengamen di jalanan dan tempat umum lainnya, dan ini tidak bisa dibiarkan apalagi banyak melibatkan anak usia sekolah yang tentunya tidak diperkenankan untuk kegiatan-kegiatan seperti itu,” ujarnya, Kamis (15/10).

 

Bunyamin juga menyebutkan, anak jalanan dan para pengamen ini merupakan persoalan serius yang harus ditangani oleh Satpol PP bersama dengan Dinas Sosial setempat, karena mereka punya tanggung jawab untuk mengurus dan mencegah hal itu supaya tidak bertumbuh dan berkembang di Kabupaten Kotim khusunya Kota Sampit.

 

"Kami menduga anak jalanan itu sepertinya punya komunitas sendiri, apalagi setiap hari jumlahnya semakin bertambah, maka dari itu pemerintah daerah harus bertindak tegas sehingga mereka tidak lagi melakukan kegiatan itu, dan diberikan peringatan dan pembinaan terhadap mereka," ucapnya.

Politisi Partai Amanat Nasional ini juga menekankan agar fungsi penertiban dari pemerintah daerah harus dilakukan, dengan begitu, maka perkembangan komunitas anak jalanan hingga gelandangan dan pengemis bisa ditekan seminimal mungkin, dan kehadiran kelompok tersebut tentunya membuat masyarakat umum sangat terganggu apalagi saat mereka melakukan di rumah makan.

 

“Usia yang masih muda, dan produktif itu harusnya pemerintah daerah dapat mengarahkan mereka bekerja dengan dimodali keterampilan, dan usia sekolah wajib mengikuti pendidikan. Tapi, kalau kita biarkan maka semakin hari keberadaan mereka semakin banyak dan akan menjadi preseden buruk bagi Kabupaten Kotim," tutupnya.

 

12

Editor :hen
Reporter : bah/ram