Wabup Kobar Ahmadi Riansyah didampingi Dandim 1014 Pangkalan Bun Letkol Arh Drajad Tri saat melihat kondisi jalan rusak, beberapa waktu lalu. (Prokom Kobar)


PANGKALAN BUN,KALTENGPOS.CO – Pemerintah Kotawaringin Barat merespon cepat untuk menangani jalan rusak akibat banjir beberapa hari lalu. Ruas jalan Pangkalan Bun menuju Kotawaringin Lama itu mengalami kerusakan sehingga menghambat lalu lintas kendaraan.  Bahkan Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah didampingi Dandim 1014 Pangkalan Bun langsung mengecek ke lapangan.

 

“Kami melakukan monitoring untuk segera menindaklanjuti jalan

rusak akibat dampak banjir itu. Semoga kondisi jalan yang rusak itu bisa segera tertangani dengan baik,” kata Ahmadi Riansyah, Rabu (21/10).

 

Menurut Wabup Ahmadi Riansyah, ditemukan 12 titik yang mengalami kerusakan cukup parah sepanjang jalan Pangkalan Bun- Kolam. Sehingga perlu mendapat tindakan dan penanganan segera.

 

Untuk itu, pemerintah daerah mengambil inisiatif melakukan perbaikan jangka pendek. Supaya bias berjalan dengan cepat, pemkab menggandeng kurang lebih 10 sampai 12 perusahaan. Karena menikmati dan memanfaatkan ruas jalan tersebut juga untuk lalu-lintas kendaraan perusahaan.

 

“Kami nantinya menggunakan opsi dalam menangani perbaikan jangka panjang. Walaupun perawatan jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah,” ujarnya.

 

Biaya untuk memperbaiki jalan itu kurang lebih Rp 2,3 Miliar untuk tahun 2020. Namun proses perencanaan awal tidak memperhitungkan

dalamnya kerusakan yang ditimbulkan.

12

Editor :hen
Reporter : son