Ketua Komisi I DPRD Kalteng Yohanes Freddy Ering


PALANGKA RAYA, KALTENGPOS.CO - Ketua Komisi I DPRD Kalteng Yohanes Freddy Ering menyebutkan, pengurangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi Kaltang tidak dapat dihindari. Pasalnya, pandemi Covid-19 berdampak luas bagi ekonomi masyarakat di seluruh dunia, termasuk Kalteng. 

"Pengurangan tidak bisa dihindari karena krisis ekonomi global akibat dampak pandemi corona virus. Semua sektor mengalami penurunan akibat dampak pandemi Covid-19," kata Ketua Komisi I DPRD Kalteng Yohanes Freddy Ering, Kamis (22/10).

Dia mengatakan, pandemi covid juga sangat berpengaruh terhadap ekonomi Kalteng. Semua pendapatan yang selama ini, meningkatkan PAD Kalteng mengalami penurunan.  Begitu juga dengan dana-dana dari pusat.

"PAD kita turun. Begitu juga dana bagi hasil dan dana transfer dari pusat turun semua. Dan jika pandemi terus berlanjut, tentu itu berdampak terhadap APBD Kalteng 2021 mendatang. Dan ini hampir semua daerah juga terkena dampaknya, bukan hanya provinsi Kalteng," ucapnya.

Dia mengatakan, Pemprov Kalteng dan DPRD Kalteng harus memikirkan upaya antisipasi dengan postur APBD 2021 yang mengalami penurunan. Maka, harus ada skala prioritas dalam pengunaannya. 

"Kita harus antisipasi dengan postur APBD yang sedemikian itu, skala prioritas harus dimatangkan. Dan program pemerintah harus dipertajam. Mana yang betul-betul mendesak itu yang diutamakan, dan jika ada yang bisa ditunda, maka ditunda. Itu harapan kita di 2021," pungkasnya. 

1

Editor :hen
Reporter : arj