Sejumlah anggota DPRD Mura saat mengikuti jalannya rapat paripurna bersama pemkab setempat terkait pembahasan rancangan APBD perubahan tahun anggaran 2020, baru-baru ini. (DADANG/KALTENG POS)


PURUK CAHU,KALTENGPOS.CO-Saat ini, sekitar 39 aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) telah terpapar virus corona. Selain itu, angka kasus Covid-19 di Mura juga mengalami peningkatan, khususnya klaster perkantoran. Hal ini pun menjadi perhatian penting dari kalangan dewan setempat. Mereka meminta agar pemkab lebih memperketat lagi protokol kesehatan (prokes).

Anggota DPRD Kabupaten Mura Akhirudin, pengawasan prokes secara baik dari Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Mura diharapkan dapat menekan angka penyebaran Covid-19 pada setiap perangkat daerah (PD). Dia tidak ingin pelayanan kepada masyarakat terhenti  dan diharapkan birokrasi tetap berjalan dengan baik serta ASN terhindar dari penularan virus corona.

"Ketatnya prokes bisa menentukan keamanan bagi masyarakat serta para pegawai. Untuk PD yang memiliki perannya masing-masing tinggal menyesuaikan agar kegiatan dapat berjalan dengan baik pada penghujung tahun 2020 ini," ujar politisi PKB ini.

Akhirudin juga menyarankan, agar beberapa agenda seperti perjalanan dinas luar daerah tidak dilakukan terlebih dahulu. Ia menilai, surat edaran yang dikeluarkan oleh Pemkab Mura tentang pengaturan sistem masuk kerja sudah cukup baik. "Sekarang tinggal memperketat aturan yang sudah tertuang dalam Perbup nomor 26 tahun 2020. Juga agar tidak hanya dilakukan kepada masyarakat di jalan, tetapi juga lingkup perkantoran," tukas Akhirudin mengakhiri. 

1

Editor :hen
Reporter : dad