Sejumlah barang bukti yang berhasil disita polisi dari kedua budak sabu yang tertangkap di Jalan Pasir Panjang, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, Jumat (23/10) sekitar pukul 20.00 WIB. (FOTO : ARD/KPC)


PALANGKA RAYA, KALTENGPOS.CO -  Anggota Kepolisian Satuan Reserse Narkoba Polresta Palangka Raya mengamankan dua orang budak sabu di Jalan Pasir Panjang, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, Jumat (23/10) sekitar pukul 20.00 WIB.

Keduanya yakni, SN alias Mama Ipin (51) Jalan pasir Panjang Gang Keluarga nomor. 03 RT.007 RW.001, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya dan M (28) warga Jalan Pantai Cemara Labat II, Kelurahan Pahandut Sebrang, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya.


Keduanya diamankan kepolisian setempat, di sebuah ruko milik salah satu terlapor. Mereka diamankan lantaran terbukti kompak melakukan bisnis barang terlarang tersebut.  14 paket narkoba jenis sabu seberat 6,3 Gram berhasil disita Polisi dalam penggerebekan kali ini. Alat hisap sabu dan pipet juga sempat didapati oleh petugas.

Kasatresnarkoba Polresta Palangka Raya Kompol Asep Deni Kusmaya membenarkan adanya penangkapan terhadap dua orang terduga pelaku tindak pidana narkotika tersebut.

"Ya, Kami berhasil mengamankan dua orang dan menyita barang bukti berupa 14 paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat 6,3 Gram," ujarnya.


Dari informasi yang dihimpun oleh Kaltengpos.co, terlapor M diketahui bertugas menjadi kurir atau pengantar barang haram tersebut. Sedangkan terlapor SN (Mama Ipin) yang diketahui keseharian sebagai ibu rumah tangga itu berperan sebagai pengecer sabu.

Bahkan saat dilakukan penangkapan, posisi terlapor M sedang memakai sabu. "Kemudian selanjutnya terlapor dan barang bukti diamankan dan dibawa ke Mapolresta Palangka Raya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan proses sesuai hukum yang berlaku," ungkapnya.

Selain 14 paket narkotika jenis sabu dengan berat 6,3 Gram, sejumlah barang bukti lain yang diamankan diantaranya satu lembar plastik warna hitam, satu lembar tisue warna putih, satu unit handphone merk Nokia, satu buah kartu Atm, satu unit handphone VIVO warna hitam, satu buah bong atau alat hisap, satu buah pipet kaca, dan uang Rp100 ribu.

12

Editor :dar
Reporter : ard/kpc