Striker masa depan Bagus Kahfi yang masih terikat kontrak dengan Barito Putera. (Foto Ist)


JAKARTA,PROKALTENG.CO– Amiruddin Bagus Kahfi dikabarkan batal bergabung dengan FC Utrecht. Padahal klub Liga Belanda itu sudah siap menampung striker masa depan Indonesia itu.

Kabar kurang baik bagi Bagus ini pertama kali disampaikan Mirwan Suwarso, perwakilan Resmi Mola TV selaku pemilik program Garuda Select, tim yang sempat diperkuat Bagus saat menjalani tes di Inggris dan Italia.

Menurut Mirwan, batalnya Bagus Kahfi gabung FC Utrecht karena Barito Putera tidak mengirim surat pelepasan striker Timnas Indonesia U-19 itu.

“Utrecht baru saja menarik tawaran mereka karena tidak mendapat respons dari Barito Putera,” kata Mirwan dikutip Pojoksatu.id dari CNNIndonesia.com, Jumat (27/11/2020) malam.

Barito Putera diberikan batas waktu mengirimkan surat keluar untuk Bagus. Namun, sampai tenggat itu habis Barito belum juga memberikan surat keluar yang jadi persyaratan utama kepindahan Bagus.

“Berdasarkan informasi yang saya terima, sebelumnya mereka [FC Utrecht] sudah bicara via telepon Selasa (24/11) kemarin, dan harusnya Barito Putera mengirim surat keluar untuk Bagus hari ini,” kata Mirwan.

Pihak FC Utrecht memberikan batas waktu hingga Jumat (27/11/2020) kepada Barito Putera untuk segera mengirim surat pelepasan Bagus itu.

“Mereka [FC Utrecht] menunggu surat pelepasan Bagus hari ini, tapi tidak dikirim. Mereka coba hubungi Ainul [Sekretaris Klub Barito Putera, Ainul Ridha] via WhatsApp, namun tidak dijawab,” imbuhnya.

Lanjut Mirwan, pihak FC Utrecht menyesalkan sikap Barito Putera yang tidak merespons dan memberikan kabar. Alhasil, Bagus tercoret dari alon rekrutan anyar FC Utrecht.

“Mereka [FC Utrecht] menyesalkan tidak adanya respons dari Barito, dan mengucapkan maaf kepada Bagus, namun kini mereka akan merekrut pemain lainnya,” ujarnya.

Bagus Kahfi mendapat kesempatan emas bergabung dengan FC Utrehct berkat Dennis Wise, eks pemain Chelsea yang menjadi pelatihnya ketika mengikuti Program Garuda Select.

Dennis Wise yang menjadi pelatih di tim itu melihat perkembangan bakat Bagus yang dianggap mampu untuk didorong tampil ke level yang lebih tinggi, salah satunya bergabung dengan klub sepak bola di Eropa.

Padahal, Utrech selama ini lebih sering mengambil pemain muda yang berasal dari Prancis, Belgia, Brasil, Afrika atau Jerman untuk dibina. Supaya Bagus bisa gabung, Dennis Wise harus melobi dan meyakinkan FC Utrecht untuk memberikan kesempatan kepada pemain 18 tahun asal Magelang, Jawa Tengah itu.

12

Editor :fat/pojoksatu/jpnn
Reporter :