Bupati Pulang Pisau H Edy Pratowo


PULANG PISAU, PROKALTENG.CO - Bupati Pulang Pisau H Edy Pratowo mengklaim, pelaksanaan program food estate di Kabupaten Pulang Pisau cukup menggembirakan. Dia mengaku, capaian program tersebut berdasarkan laporan Menteri Pertanian RI.

“Laporan ini cukup menggembirakan. Harapan untuk optimalisasi lahan seluas 10 ribu hektare itu optimistis bisa berhasil dengan baik,” kata Edy Pratowo kepada sejumlah awak media awal pekan lalu.

Dia mengungkapkan, program food estate untuk target 10 ribu hektare lahan terus berlanjut. “Dengan tercapainya target tersebut, kita harapkan produksi padi di Kabupaten Pulang Pisau akan meningkat dan mampu menopang kebutuhan pangan nasional seperti harapan Presiden,” ungkap Edy.

Selain itu, lanjut dia, dengan peningkatan produksi pertanian juga diharapkan dapat semakin meningkatkan kesejahteraan petani. “Kalau produksi pertanian meningkat, kami harapkan pendapatan petani juga meningkat, sehingga menjadi sejahtera,” ucap Edy.

Dia bersyukur kabupaten Pulang Pisau terpilih menjadi salah satu kawasan penyangga pangan nasional. “Untuk itu kita harus mengawal dan mendukung pelaksanaan program nasional dari pemerintah pusat ini,” kata Edy.

Disinggung terkait hasil produksi padi, Edy mengaku belum merata. Ada yang produksi padinya lima ton per hektare, enam ton dan ada yang hampir 10 ton per hektare. “Dengan adanya program food estate kami harapkan produksi padi rata-rata di atas enam ton per hektare,” harap Edy.

Edy yang saat itu didampingi Kepala Dinas Pertanian Pulang Pisau Slamet Untung Rianto tidak menampik adanya kendala serangan hama tikus untuk masa tanam Oktober-Maret (Okmar).

“Serangan hama itu terjadi karena pergeseran musim tanam. Tentu ini berpengaruh terhadap produktivitas padi. Hanya tidak terlalu signifikan. Kami belum melakukan penghitungan berapa persen pengurangan itu, karena belum panen,” timpal Slamet.

1

Editor : nto
Reporter : art