Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H.Rudianur


SAMPIT, PROKALTENG.CO- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H.Rudianur meminta bupati untuk memberi sanksi tegas berupa pemecatan terhadap oknum aparatur  sipil negara (ASN) yang ditangkap terlibat kasus narkoba pada Senin (11/1). Perbuatan itu dinilai telah memalukan Pemerintah Kabupaten Kotim.

"Ini sangat memalukan sekali, apalagi dengan program Pemerintah Kabupaten  yang ingin memberantas peredaran narkoba, justru ada ASN yang tidak mendukung program itu dengan terlibat jaringan narkoba, sehingga harus ditindak tegas dengan dipecat,” ujar Rudianur, Rabu (13/1).

Dirinya mengakus sedih mendengar kabar bahwa ada salah seorang oknum ANS yang ditangkap karena terlibat narkoba. Menurutnya seharusnya ASN itu memberikan contoh kepada masyarakat untuk melawan narkoba, bukan justru terlibat dengan barang haram tersebut.

"Oknum ASN ini justru memberikan contoh yang buruk bagi masyarakat apalagi dia bertugas di bagian kesehatan, dan kami juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk memprosesnya sesuai hukum yang berlaku, bila perlu dihukum berat, agar bisa menjadi contoh bagi ANS lain untuk tidak terlibat narkoba,”ucap Rudianur.

Politikus Partai Golkar ini juga mengatakan hal ini tidak bisa ditoleransi lagi, karena narkoba ini musuh bersama dan sudah menjadi program pemerintah pusat dan daerah.Dia menegaskan bahwa dewan sangat mendukung pemerintah daerah dalam memberikan sanksi tegas terhadap oknum ASN yang tugasnya adalah melayani masyarakat.

“Kami juga meminta kepada pemerintah Kabupaten Kotim untuk melakukan tes urine kepada seluruh ASN yang ada di Kabupaten Kotim termasuk honorer dan pegawai tidak tetap agar bisa dipastikan mereka bersih dari narkoba,” tutupnya.

1

Editor :dar
Reporter : bah/uni