Bupati Kotawaringin Timur H Supian Hadi membezuk seorang warga yang dirawat di RSUD dr Murjani Sampit, belum lama ini. (BAHRI/KALTENGPOS)


SAMPIT, PROKALTENG.CO – Tidak sedikit informasi dari media sosial (medsos) menyebutkan vaksin Covid-19 membahayakan diri. Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) H Supian Hadi mengingatkan masyarakat  jangan percaya berita hoaks terkait vaksin Covid-19 yang selama ini banyak beredar. 

"Kami meminta masyarakat jangan mudah percaya berita medsos yang sumbernya tidak dapat dipastikan, karena bisa saja ada maksud dan tujuan lain di belakang itu," ujarnya.

Menurut Supian Hadi, vaksin yang masuk ke Indonesia itu sudah melalui uji klinis. Bahkan sudah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Maka masyarakat jangan ragu, karena sebelum divaksin akan dilakukan skrining, sehingga masyarakat yang memiliki penyakit tidak bisa divaksinasi.  

"Selain MUI telah mengeluarkan sertifikat halal, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan izin dan persetujuan penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 produksi Sinovac yang pertama kali. Izin ini dikeluarkan pada 11 Januari 2021," Sampai Supian Hadi.

Bupati dua periode ini juga mengatakan, keputusan BPOM diambil berdasarkan hasil evaluasi dengan dukungan data dan bukti ilmiah yang menunjang aspek keamanan, khasiat dan mutu dari vaksin, serta mengacu panduan WHO. Maka dari itu, dia mengajak masyarakat mendukung program vaksinasi di Kabupaten Kotim ini.

“Ayo mari kita mendukung program vaksinasi Covid-19, karena dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran  virus corona," tutup Supian Hadi.

1

Editor :dar
Reporter : bah