Pertemuan antara insan pers peliput DPRD Kalimantan Selatan dengan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Kehumasan, Risalah dan Persidangan DPRD Kalteng Tony Irawan


PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO - Puluhan awak media yang melaksanakan peliputan di DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar komparasi ke DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng). Hal itu dilakukan dalam rangka kaji banding sinergitas antara media massa dan legislatif.

Kunjungan Pers DPRD Kalsel diterima langsung oleh Kepala Sub Bagian (Kasubag) Kehumasan, Risalah dan Persidangan DPRD Kalteng Tony Irawan, di ruang rapat gabungan, kemarin. Ada sejumlah perihal yang ingin diketahui oleh press DPRD Kalsel. Diantaranya yaitu sistem kerjasama pemberitaan, pendampingan perjalanan dinas dan proses pemuatan berita legislatif di media massa.

“Untuk tahun 2020, ada sebanyak 17 media baik cetak dan elektronik yang menjalin kerjasama dengan DPRD Kalteng. Sementara ditahun 2021 ini, jumlah kerjasama mengalami peningkatan dari 17 menjadi 22 media,” ucap Tony.

Dia mengatakan, dalam ketentuan kerjasama pemberitaan, terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh media. Itu diantaranya media yang mengajukan kerjasama harus berbadan hukum resmi dengan dibuktikan dengan Surat Keterangan (SK) Menterian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum-HAM), kemudian harus terverifikasi di Dewan Pers Republik Indonesia (RI).

“Ada sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi oleh media yang ingin mengajukan kerjasama pemberitaan. Seperti harus berbadan hukum yang dikeluarkan melalui SK Kemenkum – HAM, serta media harus terverifikasi oleh Dewan Pers RI. Namun sebagai bentuk sinergitas, kita memberikan kelonggaran kepada awak media, khususnya bagi media yang sudah mengajukan verifikasi faktual Dewan Pers, namun masih menunggu bukti verifikasi tersebut dikeluarkan,” ujarnya.

Selain itu, DPRD Kalteng saat ini tengah memperjuangkan agar wartawan yang bertugas di DPRD Kalteng, bisa menerapkan komparasi seperti yang diterapkan oleh DPRD Kalsel, dalam rangka meningkatkan sinergitas antara awak media dan Legislatif, serta peningkatan kualitas wartawan dalam mengolah pemberitaan.

“Kita saat ini sedang memperjuangkan agar sistem dan kebijakan komparasi media dilingkup Legislatif khususnya di DPRD Kalteng, bisa direalisasikan seperti pers DPRD Kalsel yang menerapkan komparasi sebanyak 2 kali setahun dalam rangka meningkatan kapasitas dan kualitas wartawan yang bertugas di DPRD Kalteng,” pungkasnya.

1

Editor : nto
Reporter : arj