Ilustrasi fobia jarum suntik. (foto: net)


PROKALTENG.CO - Jadwal vaksinasi Covid-19 sudah di depan mata. Namun, rasa takut karena fobia jarum suntik (trypanophobia) terus menghantui.

Fobia jarum suntik adalah kondisi di mana seseorang mengalami ketakutan yang berlebihan terhadap tindakan medis, yang melibatkan suntikan atau tindakan yang berhubungan dengan jarum suntik.

Psikiater dr. Santi Yuliani, SpKJ menjelaskan, fobia jarum suntik bisa memunculkan gejala jantung berdebar, tensi menjadi naik, tangan gemetar, napas terengah, keringat dingin, pusing, lemas, gelisah dan cemas, bahkan pingsan.

"Situasi ini bisa kita atasi dengan applied tension. Cari posisi duduk yang nyaman dan tenang. Posisi duduk tegak, letakkan tangan di paha. Atur napas sampai teratur, kurang lebih 20-30 detik. Cobalah relaksasi area kepala dan leher, gerak-gerakan tangan/lengan dan kaki selama 10-15 detik," papar Santi via laman Instagramnya.

Santi juga menyarankan, agar kita tak sungkan mengaku fobia jarum suntik kepada petugas medis, supaya bisa membantu mempersiapkan mental.

"Anda bisa mengatakan, saya fobia jarum suntik...saya boleh dibantu supaya tidak cemas ya. Atau, bolehkah saya meminta beberapa waktu untuk mengatasi kecemasan, sebelum divaksin?" papar Santi.

"Ingat, fobia bukan aib. Tak perlu malu menyampaikan hal tersebut, saat kita berada dalam situasi cemas," pungkasnya.

Vaksinasi Covid-19 merupakan ikhtiar bersama seluruh warga dunia, terutama masyarakat Indonesia untuk mencapai herd immunity. Melalui vaksinasi, kita tak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga orang lain.

1

Editor : nto
Reporter : hes/rmid/kpc