Pemkab Kotim menggelar rapat koordinasi pembahasan komposisi pembelian material bahan perbaikan Jalan Lingkar Selatan Sampit, Senin (5/4). (HUMAS FOR KALTENG POS)


SAMPIT, PROKALTENG.CO - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar rapat koordinasi pembahasan komposisi pembelian material bahan perbaikan Jalan Lingkar Selatan Sampit. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Plt Asisten II Setda Kotim, Alang Arianto dan dihadiri oleh kepala Dinas Perhubungan, Siagano dan Kepala Dinas PUPR Machoer, serta perwakilan Perusahaan Besar Swasta (PBS).

"Hari ini kita sepakat dengan total anggaran perbaikan lingkar selatan kurang lebih 2 KM yang rusak parah dengan anggaran sebanyak Rp 3,5 miliar. Kita gotong royong, kita minta kontribusi PBS kelapa sawit. Organda dan Pemkab menyediakan alat beratnya," kata Alang, Senin (5/4).

Hal itu juga selaras dengan 100 hari program kerja Harati untuk disukseskan, agar masyrakat kotim merasa nyaman dan aman dalam melintasi jalan kota. Dengan adanya perbaikan jalan tersebut agar kedepannya tidak ada lagi angkutan CPO yang melebihi kapasitas itu melewati jalan tersebut.

"Jalan lingkar selatan itu kewenangan Pemprov, namun kita harus bergotong royong karena letaknya ada di Kotim. Sehingga kami menginginkan pihak PBS yang banyak melintasi jalan itu atau areal Bagendang dapat berkontribusi sama-sama. Kalau sektornya banyak, yakni sektor tambang, kehutanan, BUMN dan PBS Kelap Sawit," jelasnya.

Pihaknya inginkan yang melintasi jalan itu seperti organda atau ALPi. Kalau tadi ini 3,5 milyar, dari PBS nya sebesar 1 M dan Alpi 2 ratus lebih dan Pelindo 5 persen jadi hanya 1,5 M artinya dana yang diperoleh hanya separo saja. Kalau seperti itu tidak maksimalkan.

Tapi sesuai dengan intruksi Gubernur ke Bupati dalam satu minggu kedepan kalau memang tidak ada tindak lanjut untuk sementara kendaraan yang masuk kota kita alihkan kesana, biar mereka merasakan  jalan disana seperti apa. Kita hanya minta kesadaran PBS, karena nantinya mereka juga yang menggunakan lintasan itu.

Rp 3,5 miliar itu alternatif kedua dengan nilai ekonomis digunakan maksimal 1,5 tahun dengan menggunakan agregat kelas b. Sedangkan deadline PBS menyerahkan material adalah satu minggu. “Kalau nanti kita kerjakan yang boleh lewat hanya 8 ton. Target 10 sampai 30 hari selesai. Keterbatasan anggaran kita membuat kita tidak maksimal,” tutupnya.

1

Editor : dar
Reporter : nis/ans