Alang Arianto


SAMPIT, PROKALTENG.CO- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih kekurangan lebih dari 1.000 pegawai sesuai kebutuhan ideal untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. Untuk itu Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kotim telah mengusulkan sebanyak 1.000 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Republik Indonesia.

Kepala BKD Kotim Alang Arianto mengatakan, pihaknya mendapatkan kuota formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 871 orang terdiri atas CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), tetapi jumlah tersebut belum final karena hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi lanjutan.

"Keputusan final belum ada, namun data sementara yang diterima dari hasil usulan, kuota ASN yang didapat sebanyak 871, dengan rincian pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja sebanyak 464 formasi, tenaga kesehatan sebanyak 181 formasi dan tenaga teknis lainnya sebanyak 226 formasi," kata Alang, Selasa (6/4).

Dirinya mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu informasi selanjutnya dari Badan Kepegawaian Negara terkait penerimaan ASN tersebut, karena hingga saat ini pihaknya juga belum bisa memastikan kapan penerimaan CPNS itu akan dilaksanakan. 

"Kami hingga saat ini belum tau kapan pelaksanaan mulai dibukanya pendaftaran CPNS tersebut,  jadi tunggu saja informasi selanjutnya dari pusat, nanti kalau sudah ada informasi selanjutnya pasti akan kami umumkan," ujar Alang. 

Ia juga menambahkan pada tahun 2021 ini nanti, tidak ada penerimaan CPNS untuk formasi guru, tetapi diganti dengan PPPK, tenaga PPPk itu sama saja seperti PNS, gajinya juga lebih besar dari pegawai honorer  juga mendapatkan tunjangan, yang membedakan adalah tidak mendapatkan pensiun.

"Tenaga PPPK itu dapat mengajukan usulan tes pendaftaran tanpa batas usia, bahkan usia diatas 55 tahun pun bisa mangajukan, beda dengan PNS dengan usia maksimal 35 tahun," ucap Alang.

Terkait persyaratanya pendaftaran PPPK tersebut Alang menjelaskan setiap calon tenaga PPPK wajib memenuhi syarat salah satunya harus mempunyai nomor data pokok pendidikan atau Dapodik, dan kalau untuk umum sementara masih belum ada informasi, maka tunggu saja informasi selanjutnya.

1

Editor : dar
Reporter : bah/ans