Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno


PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO - Besarnya komitmen Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran memberantas tindak korupsi di Bumi Tambun Bungai mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya dari Ketua DPRD Kalteng Wiyatno.

Dikatakannya, saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) pencegahan korupsi, Direktur Korsup Wilayah III KPK, Brigjen Pol Bahtiar Ujang Purnama, menyampaikan, dari 34 provinsi di Indonesia, 27 di antaranya memiliki kasus korupsi. Kalteng berada diposisi dua paling bawah dengan jumlah lima korupsi, terhitung sejak tahun 2004 hingga 2020.

“Ini menandakan jika masih banyak daerah-daerah yang masih belum terbebas dari korupsi. Salah satunya Provinsi Kalteng,” ucap politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan tersebut saat dibincangi Kalteng Pos, Selasa (6/4).

Wiyatno berharap, dari apa yang telah disampaikan Direktur Korsup Wilayah III KPK, dapat menjadi pembelajaran ke depannya serta memperkuat komitmen pemerintah daerah di dalam memberantas tindak korupsi di Provinsi Kalteng. Wakil Rakyat asal Dapil V Kalteng meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau (Pulpis) ini menilai, untuk menghentikan budaya korupsi, perlu 4 tindakan tegas.

Pertama, membangun karakter diri dengan cara menanamkan nilai-nilai moral tentang arti penting sebuah kejujuran.  Kedua, memberikan penghargaan berupa gaji yang memadai guna mencegah perilaku korup.

Ketiga, membangun sistem yang mempersulit ruang gerak atau tidak memberi peluang/ruang sedikitpun untuk melakukan tindak korupsi. Sedangkan keempat, yaitu upaya penegakkan hukum yang kuat dan tidak tebang pilih.

“Apabila moral sudah dibangun, gaji sudah dinaikkan, dan sistem sudah baik maka tindakan hukum adalah pamungkas,” pungkasnya.

1

Editor : nto
Reporter : pra