Ilustrasi. (foto: net)


KASONGAN, PROKALTENG.CO - Menindak lanjuti instruksi Pemerintah Pusat, dalam rangka mengantisipasi meningkatnya penularan Covid 19. Kini seluruh warga Katingan tidak diperbolehkan untuk melaksanakan mudik lebaran.

"Ini sesuai dengan instruksi dari pusat," kata Bupati Katingan Sakariyas ketika memimpin pertemuan dengan jajaran FKPD Kabupaten Katingan, dan tokoh agama di ruang rapat Bupati Katingan, Selasa (6/4).

Tak hanya itu, orang-orang yang keluar masuk ke Kabupaten Katingan juga diwajibkan untuk swab. Apalagi pasca libur Paskah kemarin. Sebab menurut bupati, tingkat penularan Covid ini tidak akan habisnya, jika orang keluar masuk dengan seenaknya dari luar daerah, tanpa memperhatikan kondisinya.

"Iya kalau mereka sendiri yang kena. Kalau menular ke warga kita yang lain. Bahaya. Makanya ini harus menjadi perhatian kita semua," tegasnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Katingan juga meminta kepada semua pihak, untuk lebih memperketat lagi penangganan Covid ini. Bahkan untuk denda bagi dunia usaha maupun yang melanggar protokol kesehatan, seperti menggelar acara hiburan, bisa direvisi lagi.

"Jika perlu kita revisi dari Rp 5 juta, kita naikan lagi menjadi Rp 15 juta. Ini biar memberikan efek jera bagi mereka. Ini untuk keselamatan kita. Jika kita biarkan, Covid ini tidak bisa terkendali. Ini harus dipahami semua," katanya.

1

Editor : nto
Reporter : eri