Rektor UPR Andrie Elia saat melihat kebun sayur di kawasan kampus UPR. (foto: ist)


PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO - Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) memastikan siap untuk terlibat dan dilibatkan dalam program food estate di Kalteng. Itu disampaikan Rektor UPR menanggapi instruksi dan permintaan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan saat melakukan kunjungan kerja di kawasan food estate, Selasa (6/4) kemarin.

"Kita tentunya siap mendukung suksesnya pengembangkan food estate. Dan kita juga siap terlibat dan dilibatkan dalam program pemerintah pusat tersebut," kata Rektor UPR Andrie Elia, melalui pesan singkat, Rabu (7/4).

Dia mengatakan, dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional UPR telah memanfaatkan pekarangan kampus sebagai wadah berkebun. Selain itu, UPR telah membangun peat techno park (PTP) atau kawasan pertanian terpadu.

"Kawasan ini digunakan untuk pengembangan pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan di UPR. Selain itu, kawasan itu juga digunakan sebagai wadah penelitian mahasiswa dalam pengembangan pertanian," ucapnya.

Sementara itu, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan pada kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas, tepatnya di kawasan food estate Desa Dadahup dalam sambutannya menginstruksikan dan meminta agar pemerintah melibatkan UPR dalam program pengembangan food estate. "Libatkan UPR dalam program-program pengembangan kawasan food estate Kalteng dari awal," ujar Menko Luhut Binsar Pandjaitan. 

Menurutnya, pelibatan UPR sejak awal akan berdampak positif bagi pengembangan food estate kedepan. Pasalnya, mereka akan mengetahui lebih banyak manfaat dan juga bertanggung jawab terhadap pembangunan food estate di Kalteng.

1

Editor : nto
Reporter : arj