Era Setyowati saat mengadu ke KPAI terkait kasus penelantaran anak, Senin (5/4/2021). (Foto: Langgeng/GenPI.co)


PROKALTENG.CO - Era Setyowati alias Sierra mendadak muncul dan terkenal. Model dan Duta Anti Narkoba ini mengaku anaknya ditelantarkan oleh M. Sosok pria itu dikenal sebagai profesor dan guru besar salah satu universitas terkemuka. Juga salah satu komisaris BUMN.

Kemarin, Sierra datang ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) didampingi kuasa hukum, Razman Nasution dan melapor soal dugaan penelantaran anak. “Dia ini berkenalan dengan seorang guru besar, Prof. M, guru besar di perguruan tinggi negeri favorit di Bandung, dan Mr. M ini juga komisaris independen di BUMN terkemuka. Jadi kami tidak perlu sebut terlalu jauh,” ungkap Razman di KPAI, Jakarta Pusat.

“Di situ ia minta untuk anak tersebut dibiayai oleh dia (M), tanpa melibatkan Era. Bagaimana mungkin Era mau karena dia (M) punya istri, Era mau tetap dia yang urus. Dan, ketika kita sampaikan soal biaya ini, dia merasa sangat tersinggung, karena ini penghinaan kepada dia karena seorang anak harus dibiayai dan diurus sampai dewasa,” sambung Razman yang dilansir RM.id.

M disebut pula hanya ingin membiayai anak sang model sampai Taman Kanak-kanak (TK). “Era minta anak itu ditanggung sesuai kebutuhan zaman sekarang sampai kuliah,” beber Razman.

Era dan M telah menikah siri sejak 2018. “(Era) Melahirkan anak bernama GA, di salah satu rumah sakit di Jakarta. Prof M ini datang mengantar biaya ke rumah sakit itu dan sempat tidur menemani di rumah sakit itu,” imbuhnya.

Era telah bertemu dengan istri sah M, namun kini komunikasinya mulai terbatas. “Sudah-sudah (bertemu). Saya diblokir. Saya dipersulit untuk komunikasi. Sebelumnya sudah dikasih (tahu beristri),” bilang Miss Landscape Indonesia 2019 ini.

Perkenalan Era dengan M berawal dari Instagram pada 2016. Lalu disewakan apartemen. Kemudian, nikah siri dan melahirkan, kini Era ditelantarkan. “Dia ini kan masih lugu banget nih, dia nggak ngerti padahal dia Puteri ya. Dia itu di suatu tempat di rumah, di hotel dinikahi. Dia kan bukan pekerja seks komersial, kalau PSK memang jualan banyak orang beli ke situ,” tutur Razman.

“Pacar-pacaran dulu, lah, disewakan apartemen. Dia sudah datang kok. Ya sudah, lah, namanya tanggung jawab ya risiko beban moral, malu, dimarahi istri,” imbuhnya.

1

Editor : nto
Reporter : net/tar/rmid/kpc