Sekertaris Komisi II DPRD Kabupaten Kotim, Juliansyah


SAMPIT, PROKALTENG.CO- Tinggal beberapa hari lagi, umat muslim akan menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadan. Dewan pun meminta agar Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dapat memastikan stok bahan kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional maupun di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit  aman dan harganya tetap stabil.

"Menjelang Ramadan, permintaan kebutuhan bahan pokok (bapok) cukup meningkat, maka kami meminta pemerintah kabupaten untuk melakukan peninjauan secara rutin di setiap pasar yang ada di Kotim. Hal ini untuk menekan harga agar tetap stabil," ujar Sekertaris Komisi II DPRD Kabupaten Kotim, Juliansyah.

Dia juga meminta agar pemerintah kabupaten melalui intansi terkait dapat memantau stok barang, dan memantau serta menginventarisasi bagaimana kebutuhan masyarakat sehingga bisa terpenuhi hingga lebaran nanti. "Jangan sampai bahan kebutuhan pokok tidak mencukupi untuk masyarakat, terlebih lagi untuk yang menjalankan ibadah puasa, karena itu sangat diperlukan seperti gula, beras dan lainnya," ucap Juliansyah.

Politikus Partai Gerindra ini juga mengatakan, kalau kebutuhan pokok tidak mencukupi untuk masyarakat, terlebih lagi dengan kenaikan harga kebutuhan pokok semakin melambung, serta pengewasan terhadap setiap produk yang sudah kedaluwarsa, tentu akan sangat menambah beban masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa di tengah pendemi Covid-19.

"Kami berharap melalui momentum bulan Ramadan ini, kita semua dapat bangkit dan terus disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan yang disertai dengan ibadah di bulan suci Ramadan dan selalu berdoa semoga pendemi Covid-19 ini cepat berlalu," tutupnya.

1

Editor : dar
Reporter : bah/uni