Pelatihan Budikdamber kepada ibu-ibu PKK Desa Luwuk Lengkuas.(FOTO : IST)


PROKALTENG.CO - Sebagai upaya meningkatkan perekonomian yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat, PT SKS Listrik Kalimantan (SLK) berikan pelatihan budidaya ikan dalam ember (Budikdamber) sebagai bagian dari program CSR. Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat Desa Luwuk Langkuas, Kabupaten Gunung Mas, Kamis (8/4).

Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Luwuk Langkuas tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Abikson dan Ketua PKK Tarayana, dan Sekdes Dede. Pada kegiatan tersebut beberapa kelompok masyarakat diberikan pelatihan budidaya ikan dalam ember.

"Kami PT SLK terus melaksanakan berbagai program kegiatan CSR untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar perusahaan. Kali ini, PT SLK melaksanakan pelatihan budidaya ikan dalam ember, yang mana pelatihan itu diberikan kepada kelompok masyarakat di Desa Luwuk Langkuas," kata Public Affairs & Plant Services Division Head PT SLK Maulana Muhammad yang diwakili oleh CSR & Security Head Royke Palendeng, Kamis (8/4). 

Kegiatan yang melibatkan 10 Anggota PKK tersebut bertujuan agar masyarakat, khususnya ibu-ibu dapat membantu perekonomian keluarga dengan budidaya ikan dalam ember. Selain memberikan pelatihan, PT SLK juga menyalurkan bantuan peralatan bagi warga yang mengikuti pelatihan tersebut sebanyak 15 unit.

"Kegiatan Budikdamber ini bertujuan untuk peningkatan kualitas gizi mandiri masyarakat. Kemudian juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di masa pandemi Covid-19," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Luwuk Langkuas Abikson menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada perusahaan yang telah berperan aktif membantu masyarakat di sekitar perusahaan. "Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Karena jarang sekali ada pelatihan yang diberikan kepada masyarakat dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat, terutama di masa pandemi saat ini," ujarnya.

Dia berharap, kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan dan diberikan kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat mandiri dan lebih produktif untuk mengisi waktu luang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menerapkan prokes Covid-19 yang sangat ketat. PT SLK pun membatasi jumlah peserta agar tidak terjadi penumpukan massa. Melalui kegiatan ini juga sebagai salah satu bentuk dukungan perusahaan dalam program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah.

PT SLK merupakan perusahaan penyedia tenaga listrik yang mengoperasikan IPP PLTU Kalteng-1 berkapasitas 2 x 100 MW di Tumbang Kajuei, Kecamatan Rungan, Kabupaten Gunung Mas – Kalimantan Tengah. IPP PLTU Kalteng-1 ini beroperasi secara komersial sejak bulan November 2020. 

1

Editor : dar
Reporter : arj/B2