Multazam


SAMPIT, PROKALTENG.CO- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tetap akan melakukan vaksinasi Covid-19 saat bulan Ramadan nanti. Meskipun umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa. Hal ini dikarenakan vaksinasi tidak membatalkan puasa. Langkah ini ini juga untuk mengoptimalkan program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

"Program vaksinasi pada bulan Ramadan tetap dijalankan, karena sudah ada fatwa MUI vaksinasi tidak membatalkan puasa, karena bukan untuk mengenyangkan. Ini ikhtiar kita untuk melindungi diri dan memutus mata rantai penularan Covid-19 dan pandemi virus mematikan segera berakhir," ujar Pelaksana Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kotim Multazam, Kamis (8/4).

Menurutnya vaksinasi itu selain dinyatakan halal, juga sudah melalui pengujian serta sudah dinyatakan aman dan memberikan manfaat untuk membentuk antibodi agar tidak terjangkit Covid-19, maka dari itu masyarakat Kabupaten Kotim diimbau tidak termakan hoax atau kabar bohong negatif tentang vaksinasi Covid-19.

"Kita akui ada sejumlah warga yang merasakan kejadian ikutan pasca imunisasi seperti tangan terasa pegal, demam ringan, gangguan pencernaan dan lainnya setelah disuntik vaksin. Hal itu gejala yang wajar saat proses penyesuaian karena yang dimasukkan adalah virus Covid-19 yang dilemahkan namun kemudian berproses untuk membentuk antibodi di dalam tubuh," terang Multazam.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ini juga mengatakan, masyarakat  tidak perlu ada persiapan khusus saat mengikuti vaksinasi ketika sedang menjalankan ibadah puasa. Mereka hanya cukup selalu menjaga kondisi tubuh agar tetap fit sehingga memenuhi syarat untuk divaksin.

"Saat ini vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kotim masih pada kelompok petugas pelayanan publik. Pihaknya berharap ini segera tuntas sehingga bisa dilanjutkan pada kelompok pelaku ekonomi dan lainnya. Saat ini stok vaksin juga masih mencukupi, vaksin yang tersedia, ada sebanyak 1.300 vial ditambah 1.500 vial, karena pasokannya bertahap dan distribusinya juga diharapkan tetap jalan," tutupnya.

1

Editor : dar
Reporter : bah/ans