Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Gumas Richard FL membacakan sambutan bupati saat membuka penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Gumas, beberapa waktu lalu.(KOMINFOSANTIK)


KUALA KURUN, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Palangka Raya (UPR) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Gumas.

Penandatanganan kesepakatan itu dilakukan di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan Kabupaten Gumas, Jumat (30/4) sore.

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong (JSM) melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Gumas Richard FL mengatakan, penandatanganan kerja sama dengan UPR untuk mempercepat pencapaian target program pencegahan dan penurunan stunting. Yakni tercapainya penurunan prevalensi stunting di kabupaten tersebut pada akhir tahun 2024. Yaitu di bawah 14 persen.

“Menjadikan Kabupaten Gunung Mas sebagai laboratorium lapangan bagi seluruh Civitas Akademika Universitas Palangka Raya, dalam melaksanakan tri dharma perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan dan pengembangan potensi daerah Kabupaten Gunung Mas,” katanya.

Ruang lingkup kerja sama di antaranya, perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi program penanggulangan stunting, peningkatan kemampuan deteksi stunting dan defi siensi gizi dari aspek penyakit oleh kader kesehatan, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna.

“Peningkatan pengetahuan remaja mengenai gizi, perilaku hidup bersih dan sehat, pola gizi seimbang, tidak merokok dan tidak mengonsumsi narkoba, kesehatan reproduksi dan pernikahan dini,” ungkapnya.

Menurut dia, pencegahan dan penurunan stunting merupakan suatu hal yang sangat penting. Karena merupakan bagian dari upaya pencapaian visi dan misibupati dan wakil bupati Gumas yaitu terwujudnya Kabupaten Gunung Mas yang bermartabat, berdaya saing, sejahtera dan mandiri, serta delapan misi melalui tiga pendekatan konsep smart unggulan. Yaitu smart agro, smart tourism dan smart human resousces.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepala Masyarakat UPR Aswin Usup sekaligus memberikan paparan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan Kabupaten Gumas Yantrio Aulia, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah, pejabat eselon III dan pejabat lainnya.

1

Editor : dar
Reporter : okt/ens