Terry Putri


TERRY Putri sedih, bahkan merasa syok karena rumahnya yang terletak di bilangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dibobol maling. Pada saat kejadian, rumahnya sedang tidak ada penghuninya. Hal itu yang membuat pelaku lebih leluasa menjalankan aksinya.

Dia diberi tahu oleh tetangga rumahnya telah dibobol maling. “Tahunya karena ada orang paket datang. Kata tetangga mau dititipin nggak ? Karena nggak ada orang di rumah situ. Kata pengantar paketnya, ngapain dititipin orang pintunya kebuka. Lha, kok kebuka, kan nggak ada orangnya, ternyata pagar pintu sudah kebuka. Kita langsung dikasih tahu,” tutur Terry Putri saat ditemui di kediamannya Minggu (2/5).

Adik Terry sebelum berangkat berbuka  puasa ke luar memang sempat menitipkan pesan ke tetangga sebelah rumah untuk menerima apabila ada paket. Karena sesuai order, estimasi kedatangan paket di hari itu.

Tahu rumahnya kemalingan, Terry Putri yang kala itu sedang berada di Bandung Jawa Barat langsung pulang ke rumah. Dia tiba di kediaman pada Sabtu malam.  Ketika itu dia mendapati sudah banyak orang di rumahnya. “Sampai sini jam 12-an malam. Pada datang semua sih RT, RW, tetangga ramai di sini,” tutur perempuan berhijab itu.

Akibat kejadian itu, sejumlah barang berharga milik Terry Putri, kakak dan adiknya digondol maling. Mulai dari jam tangan, dua unit laptop, emas, berlian, surat-surat kendaraan dan yang lainnya, hilang. “Aku sih jarang pakai perhiasan. Tapi kalau beli perhiasan aku simpan di brankas. Sudah 20 tahun mungkin barang- barang yang aku kumpulin, cepat banget hilangnya,” ungkapnya.

Hasil analisa sementara, maling yang membobol rumah Terry Putri berjumlah beberapa orang. Karena, katanya, tidak mungkin bisa mengangkat brankas jika hanya satu orang.

Kasus kemalingan yang dialami Terry Putri kini sudah ditangani Polres Metro Jakarta Selatan. Polisi sudah melakukan olah TKP dan berusaha melakukan pengejaran kepada pelaku.

1

Editor : dar
Reporter : jpc