Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotim H.Bunyamin saat mengikuti rapat paripurna, belum lama ini. (BAHRI/KALTENGPOS)


SAMPIT, PROKALTENG.CO- Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)H.Bunyamin menyesalkan, adanya kerumunan masyarakat di sejumlah pasar dan swalayan yang ada di Sampit. Untuk itu dirinya meminta agar Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kotim mengawasi hal tersebut. Ia juga juga memohon kesadaran masyarakat agar menaati protokol kesehatan karena pandemi Covid-19 masih terjadi hal ini untuk mengantisipasi penyebaran virus yang mematikan itu.

"Saya melihat di pasar maupun swalayan terlihat penuh dengan masyarakat yang berbelanja, maka harus dilakukan pengawasan oleh tim satuan tugas penanganan Covid-19, karena banyak juga warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan seperti tidak memakai masker," ujarnya saat dibincangi di ruang kerjannya, Senin (3/5).

Bunyamin mengatakan, pihaknya telah menerima laporan seminggu terakhir ini terjadi peningkatan aktivitas belanja masyarakat. Fenomena keramaian tempat-tempat perbelanjaan saat ini, sungguh mengkhawatirkan karena potensial terjadinya pelanggaran protokol kesehatan secara massif di banyak tempat.

"Kalau sampai tak terkendali, kita layak khawatir pasca lebaran akan terjadi lonjakan tinggi penyebaran Covid-19 di daerah ini,  Jangan sampai muncul cluster baru bahkan membuat angka positif kembali melonjak berkali-kali lipat, karena selama ini kita sudah berusaha untuk menekan angka positif Covid-19, jangan sampai semua itu menjadi sia-sia," ucapnya.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga mendesak pemerintah daerah bersama Satgas Covid-19 agar mengawasi lebih ketat lagi untuk memastikan tidak terjadi penumpukan manusia di pusat-pusat perbelanjaan maupun swalayan menjelang dan pasca lebaran nanti.

“Kita jangan main-main dengan ancaman penyebaran Covid-19, karena saat ini virus mematikan itu masih terjadi didaerah kita, maka dari itu pemerintah daerah dan tim satgas melakukan pengawasan ketat terhadap penumpukan warga baik di pusat perbelanjaan dan swalayan," tutupnya.

1

Editor : dar
Reporter : bah/uni