Wabup Kotim, Irawati (tengah) saat melakukan Safari Ramadan di Kecamatan Pulau Hanaut, Minggu (2/5). (AJUDAN FOR KALTENG POS)


SAMPIT, PROKALTENG.CO- Wakil Bupati (Wabup) Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati menyebutkan ada tindakan tegas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak menghiraukan atau nekat mudik lebaran 2021.

“Sudah seharusnya seorang ASN dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk mengikuti dan mematuhi setiap aturan dan keputusan dari pemerintah,” kata Irawati, Senin (3/5).

Dijelaskannya, pelarangan mudik atau cuti selama lebaran bagi ASN ini, telah tertuang dalam surat edaran menpan rb nomor 08 tahun 2021 tentang pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah dan/atau mudik dan/atau cuti bagi pegawai ASN dalam masa pandemi Covid-19. Tujuan dari larangan tersebut untuk mencegah penularan Covid-19.

Mantan anggota DPRD Provinsi Kalteng itu menegaskan, sudah ada sanksi yang menunggu apabila masih ada ASN yang tidak taat aturan dan nekat mudik mulai dari penurunan pangkat hingga penundaan gaji.

“Sanksi mulai dari penundaan gaji hingga penurunan pangkat akan diberikan, jika ASN di lingkungan Pemkab Kotim, tidak menghiraukan imbauan larangan mudik lebaran,” ungkapnya.

“Mari kita jaga diri dan keluarga kita dari paparan Covid-19 dengan tidak mudik lebaran,” ajaknya. 

1

Editor : dar
Reporter : sli/ans