Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin (tengah) bersama unsur Forkopimda Kota Palangka Raya mengikuti kegiatan Rapat Koordinasipenegakan disiplin Covid -19 bersama mendagri secara zoom, Senin (3/5). (Foto Pathur / Kalteng Pos)


PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO-Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin bersama Dandim 1016 PLK Kolonel Inf I Gede Putra Yasa dan Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri mengikuti rapat koordinasi (rakor) dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara virtual, Senin (3/5).

Fairid mengatakan, pihaknya menerima arahan dari Mendagri Tito Karnavian bahwa kepala daerah diminta untuk bisa melakukan penyekatan di daerahnya masing-masing agar mencegah terjadinya mudik. Sementara itu, lanjutnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjend TNI Doni Monardo menekankan agar kepala daerah bisa menekan dan mengendalikan sebaran Covid -19 di daerahnya masing – masing.

“Berdasarkan hasil rakor tadi, saat ini seluruh dunia sedang mengalami lonjakan kenaikan kasus Covid -1. Bahkan ada beberapa negara yang memasuki gelombang kedua sebaran Covid -19, maka dari itu pemerintah daerah diminta waspada,” ucapnya kepada awak media, Senin (3/5).

Sambungnya, adapun upaya Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid -19 adalah memaksimalkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro yang sudah di berlakukan di masing – masing kelurahan. Selain itu, saat ini juga Satgas Covid -19 setiap harinya aktif melakukan operasi yustisi penegakan Peraturan Wali Kota (Perwali) nomor 26 tahun 2020 tentang penegakan dan penindakanProtokol Kesehatan (Prokes).

Tidak hanya itu, lanjutnya, saat ini juga satgas aktif melakukan patroli ke pelaku usaha agar tetap disiplin dalam penerapan prokes. Satgas juga rutin melakukan pengecekan jam operasional pelaku usaha sesuai dengan Surat Edaran Disparbudpora.

“Intinya bapak Mendagri Tito Karnavian dan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo tidak ingin ada lonjakan kasus usai lebaran dan jangan sampai kasus sebaran Covid -19 di Indonesia sama seperti di India,” pungkasnya.

1

Editor : hen
Reporter : ahm/uni