Asisten III Setda Mura Budi Susetyo (kiri) saat menghadiri acara penandatangan dan launcing gerakan finta zakat secara virtual, Rabu (5/5). (FOTO RENO/PROKALTENG.CO)


PURUK CAHU, PROKALTENG. CO - Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) menghadiri undangan Launching Gerakan Cinta Zakat melalui zoom meeting secara virtual yang dilaksanakan di Aula Hapakat Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka optimalisasi pengumpulan zakat, infaq dan sedekah dari ASN dilingkungan Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus penandatanganan nota kesepahaman Antara BAZNAS Kalimantan Tengah, dan Bank Kalteng yang dihadiri oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Budi Susetyo, Kasi E-Goverment Diskominfosp, yang berlangsung dilaksanakan di Aula Setda Gedung A Lantai II Kantor Bupati Mura, Rabu (5/5).

Acara penandatangan Nota Kesepahaman dan Launching Gerakan Cinta Zakat antara BAZNAS Kalimantan Tengah dan Bank Kalteng Provinsi Kalimantan Tengah diwakili oleh Sekretarsi Daerah Provinsi Kalimantan Tengah.

Ketua Baznas Provinsi Kalimantan Tengah, Mustain Khaitami menyampaikan pada dasarnya gerakan cinta zakat adalah moment mengangkat cinta zakat di Kalimantan Tengah untuk bersama-bersama menggali potensi umat untuk meberdayakan umat.

Dilakukan untuk mengoptimalkan penerimaan zakat infaq dan sedekah bagi ASN Muslim di lingkup Provinsi Kalimantan tengah pada khususnya melalui gerakan cinta zakat yang akan di kelelola oleh masing-masing Baznas di Kabupaten/Kota.

Ia juga menjelaskan melalui launching ini diharapkan dapat dipahami dan diterima oleh semua masyarakat dalam moment bulan suci ramadan ini.

Gubernur Kalimantan Tengah dalam sambutannya yang diwakili oleh Fahrizal Fitri selaku Sekda Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan kegiatan ini dilakukan untuk menggemakan cinta zakat bagi ASN muslim dilingkungan Provinsi Kalimantan Tengah.

"Saya berharap kepada setiap unit pengelola zakat daerah untuk membuka dan mempermudah layanan mengumpulkan zakat bagi ASN untuk membagikan penghasilannya," ujarnya.

Sementara Asisten III Budi Susetyo usai kegiatan launcing menyampaikan bahwa momentum untuk menunaikan kewajiban dibulan suci ramadan sebagai pilar untuk menuntaskan kesenjangan sosial dan mengurangi angka kemiskinan.

"Kewajiban kita sebagai umat muslim untuk mengeluarkan zakat, didalam proses persaluran dana diharapkan berbasis menggunakan data," jelasnya.

12

Editor : hen
Reporter : ren