ilustrasi


PROKALTENG.CO- Tiap malam abang gak pulang-pulang tiap malam sukanya keluyuran, tiap malam abang gak pulang-pulang tiap malam ku tidur sendirian. Abang jarang pulang...

Lirik lagu Jarang Pulang oleh Janeta Janet ini, mungkin sesuai dengan kegundahan isi hati Lady Mina-bukan nama sebenarnya, (30).  Ya, menahan rindu itu memang berat.  Apalagi kerinduan yang ditahan bertahun-tahun lamanya. Bagai pungguk merindukan bulan.  Begitulah kiranya yang dirasakan Lady Mina lantaran ditinggal sang suami Don Mucil-juga bukan nama sebenarnya, (36).

Bertahun-tahun merantau, namun Don Mucil ditunggu tak kunjung pulang. Resah hati gelisah tak tertahan menunggu kabar. Pahit getir terasa, manakala tak ada jawaban. Di hubungi tidak bisa nyambung, membuat tambah sakit hati dan harus rela melepaskan sang suami untuk memutuskan perpisahan.

"Awal 2017 menikah, kami merasa hidup senang dan penuh dengan cinta mas. Namun setelah berjalannya waktu, dia niatnya mau bekerja jauh, dan dengan berat hati saya melepaskan. Namun setelah ditunggu beberapa tahun tak ada kabar saya bosan menunggu tidak ada kepastian.  Saya malah berpikir dia sudah ada yang memiliki di sana.  Dari pada saya menunggu yang tak pasti, mending saya bercerai saja," ucap Lady Mina sambil sesekali menahan tetes air matanya.

Istri mana yang tak rindu, yang telah memberikan buah hati dan harus berjuang sendiri menghidupi anak tanpa kasih sayang seorang ayah. Demikian ungkapan Lady Mina tatkala bertemu dengan prokalteng.co di Pengadilan Agama Kota Palangka Raya, beberapa waktu lalu.

"Namun seiring berjalannya waktu, saya harus kuat demi anak saya, dan tidak boleh berlarut larut akan hal ini.  Sedih yang saya rasakan tak akan saya perlihatkan di depan anak saya, dan orang tua saya pun terus menyemangati saya agar bisa rela melepaskan dia yang tidak tahu kabar. Saya harus kuat menata hidup, bekerja dan terus berusaha melupakan semua kenangan indah bersama dia yang pernah saya idamkan," curhatnya lirih.

Dirinya mengungkapkan, rasa semangatnya untuk terus berjuang saat ini, ya karena anaknya. Sebab, menurutnya hanya dia tumpuan hatinya saat ini. Anak  adalah titipan tuhan yang sangat berarti baginya.

"Kekuatan saya terbesar anak dan orang tua, yang selalu menyemangati hati saya. Mereka lah yang menjadi pelipur lara di saat saya sedih dan penyemangat. Saya sempat runtuh, karena cinta tak kunjung datang," ucapnya menutup curhatan singkat di siang hari.

1

Editor : hen
Reporter : yud