Olahraga atau aktivitas fisik selain dapat menyehatkan tubuh, juga diyakini dapat mencegah terjadinya gangguan mental. (Foto: Syahyudi/prokalteng)


PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO - Menjaga kondisi tubuh saat pandemi Covid-19, menjadi salah satu kunci agar selalu dalam keadaan fit dan imunitas tetap terjaga. Berbagai cara pun dilakukan masyarakat agar daya tahan tubuh mereka tetap terjaga, salah satunya dengan olahraga.

Olahraga teratur dianggap bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan, kebugaran, dan daya tahan tubuh, sehingga menjadi benteng menghadapi virus corona.

Dikutip dari darya-varia.com, olahraga atau aktivitas fisik sebagai bagian dari perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), merupakan hal yang sangat penting di masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung saat ini. International Journal of Cardiovascular Science menyebut, olahraga atau aktivitas fisik, terutama pada intensitas dan durasi sedang, dapat mendukung respon imun dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Sedangkan, olahraga dengan intensitas tinggi dan berkepanjangan tidak disarankan untuk dilakukan karena dapat menyebabkan imunosupresi atau menurunkan imunitas tubuh.

Beberapa hasil penelitian juga menunjukkan bahwa olahraga atau aktivitas fisik dapat mencegah terjadinya gangguan mental yang dialami oleh sebagian orang karena adanya penerapan karantina dan isolasi, maupun jaga jarak (physical dystancing) akibat pandemik Covid-19. Gangguan mental tersebut misalnya depresi, kecemasan, sindrom kelelahan dan stress.

Berolahraga atau melakukan aktivitas fisik juga dapat menghindarkan seseorang dari penyakit jantung, diabetes, dan tekanan darah tinggi, penyakit yang kemungkinan besar dapat terjadi pada masa pandemik Covid-29 karena kurangnya aktivitas fisik masyarakat yang cenderung menghabiskan waktu di rumah dengan menonton televisi, menggunakan handphone, dan bermain game, sehingga berisiko mengalami penyakit jantung, diabetes, dan tekanan darah tinggi.

Muhammad Zayn, salah satu warga Kota Palangka Raya, yang mengaku selalu merutinkan diri untuk melakukan olahraga mengatakan, dengan melakukan gerak olahraga secara rutin, dirinya merasa lebih bugar.

"Saya selalu rutin untuk terus berolahraga, terutama pada kondisi pandemi seperti ini menuntut kita harus selalu menjaga kesehatan dan kebugaran badan, agar badan selalu dalam kondisi yang fit," ucapnya kepada prokalteng, saat ditemui di kawasan taman Jalan Tjilik Riwut km 5 Palangka Raya, Selasa (7/9/2021).

Mengutip dari Alodokter, olahraga yang dapat dilakukan di kondisi pandemi Covid-19 adalah olahraga dengan intensitas dan durasi sedang yang dapat dilakukan di dalam maupun di luar ruangan.

Olahraga dalam ruangan yang dapat dilakukan yaitu jalan cepat di sekitar rumah atau naik turun tangga selama 10-15 menit sebanyak 3 kali sehari, menari, lompat tali, atau berolahraga dengan menggunakan mesin kardio, jika memilikinya.

Sedangkan olahraga luar ruangan yang dapat dilakukan yaitu  berjalan di sekitar tempat tinggal atau taman, bersepeda, berkebun, dan bermain games dengan keluarga. Berolahraga dengan melatih kekuatan juga dapat dilakukan dengan mendownload aplikasi yang dapat menjadi panduan untuk melakukan latihan kekuatan dan melakukan yoga.

Namun demikian, ada hal-hal yang perlu diperhatikan saat berolahraga di luar saat kondisi pandemi Covid-19.

Jika berolahraga di luar ruangan, selalu gunakanlah masker dan jaga jarak dengan orang lain, serta mencuci tangan. Sesuaikan durasi berolahraga sesuai dengan kondisi fisik anda. Lakukan olahraga atau aktivitas fisik secara rutin dan jadikan kebiasaan.

12

Editor : Jony
Reporter : yud/nto