Tetap mengutamakan prokes, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran turun ke lokasi banjir di Kabupaten Katingan, baru-baru ini.


PALANGKA RAYA, PROKALTENG. CO – Bencana banjir kembali terjadi di Kalteng, bahkan ada sebelas kabupaten/kota yang terdampak. Bantuan pemerintah pun mulai didistribusikan, dengan menurunkan tim atau petugas ke lapangan. Di tengah padatnya aktivitas petugas, selaku pimpinan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengingatkan agar petugas selalu menjaga diri dari penularan Covid-19 dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan (prokes).

 “Jangan sampai petugas yang berangkat malah membawa penularan Covid-19 ke wilayah terdampak banjir. Begitu pula sebaliknya, jangan sampai saat kembali bertugas justru membawa virus untuk keluarga yang ditinggalkan selama bertugas,” katanya, Rabu (8/9).

Gubernur juga mengapresiasi serta menyampaikan ucapan terima kasih kepada para relawan yang tergabung dalam aksi sosial. Tidak terkecuali pula kepada jajaran TNI dan Polri.

“Saya apresiasi dan menyampaikan terima kasih, baik TNI dan Polri, terutama kepada para relawan,” pungkasnya.

Berdasarkan rilis dari Satgas Covid-19 Kalteng, beberapa waktu terakhir terlihat adanya penurunan baik angka kasus maupun kematian akibat Covid-19. Tentu ada beberapa hal yang dimungkinkan menjadi penyebab menurunnya angka kasus dan dan kematian ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng Suyuti Syamsul mengatakan pemberian vaksinasi menjadi salah satu menurunnya angka kasus dan kematian. Meski pada dasarnya penyebab penurunan Covid-19 juga terjadi karena multifaktor.

"Salah satunya memang karena vaksin, tetapi perlu diakui juga memang disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes) juga menyebabkan penurunan kondisi ini,” jelas Suyuti.

Ia menyebut bahwa masyarakat saat ini lebih taat terhadap penerapan prokes khususnya dalam menggunakan masker. Apabila ditemui satu atau dua orang di sekitar yang tidak menggunakan masker itu sudah wajar, tetapi juga harus diakui bahwa kepatuhan masyarakat dalam menggunakan masker juga cukup tinggi.

"Vaksinasi di Kota Palangka Raya cukup tinggi dengan capaian diatas 50 persen, hal ini juga dimungkinkan kan menjadi penyebab menurunnya angka kasus maupun kematian di ibu kota,” ungkapnya. 

12

Editor : pri/eko supriadi
Reporter :